Telah Terjadi Serangan Di Gare Du Nord, Prancis, Menyebabkan Enam Orang Terluka

Terjadi serangan pada Rabu pagi di Gare du Nord, Prancis, mengakibatkan enam orang terluka. (Photo: GettyImages/Julien de Rosa)
0 0
Read Time:2 Minute, 0 Second

Pada Rabu pagi, telah terjadi serangan di stasiun kereta Gare Du Nord Paris yang melukai sekitar enam orang dan mengakibatkan akses ke salah satu pusat kereta api utama di ibu kota Prancis menjadi terbatas.

Dilansir dari edition.cnn.com, Gerald Darmanin, yang merupakan Menteri Dalam Negeri Prancis, mengatakan bahwa pada pukul 6.42 pagi waktu setempat, seorang individu memulai serangannya terhadap orang-orang disekitar dan berhasil diberhentikan semenit kemudian.

Orang tersebut dihentikan oleh petugas polisi yang sedang tidak bertugas dan petugas polisi perbatasan, ujar Darmanin dalam sebuah konferensi pers.

Dilaporkan menurut Jaksa Penuntut Umum, dalam insiden tersebut penyerang melancarkan aksinya dengan menggunakan pengait logam dan memukul korban pertama sekitar 20 kali.

Menteri Dalam Negeri, Gerald Darmanin (ketiga dari kiri) dan Prefek Kepolisian Paris, Laurent Nunez (kedua dari kiri) berada di lokasi kejadian setelah beberapa orang terluka akibat serangan. (Photo: GettyImages/Julien de Rosa)

Darmanin menambahkan bahwa pelaku membuat sendiri senjata tersebut. Sebelumnya, pihak kepolisian di Paris menyatakan bahwa pelaku menggunakan pisau untuk menyerang orang-orang pada pukul 6.45 pagi waktu setempat.

Menurut polisi setempat, petugas polisi yang berada di lokasi kejadian, termasuk seorang petugas keamanan yang bekerja untuk operator kereta api SNCF, melepaskan beberapa tembakan ke arah pelaku penyerang dan membuat pelaku terluka.

Dikabarkan pelaku penyerang yang berada dalam kondisi kritis, telah dilarikan ke rumah sakit dan tengah menjalani proses operasi.

Masyarakat yang terluka adalah dua penumpang pria berusia 36 dan 41 tahun, tiga penumpang wanita berusia 40, 47, dan 53 tahun, serta seorang polisi berusia 46 tahun yang merupakan seorang petugas polisi perbatasan di Gare du Nord.

Jaksa Penuntut mengatakan bahwa, “hanya pria berusia 36 tahun yang masih dirawat di rumah sakit saat ini” namun, tidak dalam kondisi kritis. Kantor Kejaksaan Paris menyampaikan bahwa motif dari serangan tersebut masih belum diketahui.

Kantor Kejaksaan Anti-Terorisme nasional Prancis mengungkapkan bahwa saat ini sedang “mengevaluasi fakta-fakta” terkait dengan serangan ini, namun belum mengambil kasus tersebut.

Kantor Kejaksaan tersebut juga menambahkan bahwa, dengan terlukanya pelaku penyerang dapat memperpanjang waktu yang dibutuhkan untuk mengumpulkan dan mengevaluasi fakta-fakta dalam kasus ini.

“Bisa jadi pria libya atau Aljazair berusia 20-an,” menurut Jaksa Penuntut Umum Prancis yang melakukan penggambaran pelaku penyerang. “Identifikasi yang tepat dari tersangka sedang berlangsung,” tambah jaksa dalam sebuah pernyataan, mencatat bahwa pelaku tersebut “terdaftar dengan beberapa identitas dalam file sidik ajri otomatis.”

Dalam pernyataan tersebut juga menyatakan bahwa, penyerang hingga saat ini belum bisa ditanyai “mengingat kondisi kesehatannya.”

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today