Pada hari Rabu, Dr. Rizal Ramli, yang merupakan Tokoh Nasional, menemui Habib Rizieq Shihab di Jakarta. Dr. Rizal dan Habib Rizieq merupakan dua sahabat yang sudah saling kenal sejak tahun 2000-an.
Dilansir dari ketik.co.id, pertemuan antara Dr. Rizal dan Habib Rizieq berlangsung hangat dan cair. Diketahui bahwa Dr. Rizal mengenal Habib Rizieq sebagai sesosok ulama yang konsisten untuk memperjuangkan nilai-nilai Islam dalam konteks Negara Pancasila. “Kadang-kadang keras namun damai,” ujar Dr. Rizal.
Dr. Rizal mengatakan secara tegas bahwa dalam negara dengan semboyan “Bhineka Tunggal Ika” ini, perbedaan agama, suku, dan warna kulit telah selesai demi tujuan keadilan, kemakmuran, dan kedamaian rakyat dan bangsa. Perbedaan tersebut justru harus menjadi sebuah kekayaan dan ikatan kuat bagi bangsa.

Tetapi, Dr. Rizal juga sangat menyayangkan karena masih ada elit kekuasan yang secara terus-menerus mengadu domba agama, menyudutkan agama, hingga menggunakan cara-cara yang salah untuk mengalihkan rakyat dari masalah-masalah riil yang tengah dihadapi oleh bangsa, terutama kesulitan ekonomi rakyat, hukum yang tidak adil, dan kecendrungan otoriter.
Dr. Rizal juga menambahkan, isu-isu menyudutkan agama ini terus dikembangkan dengan tujuan agar fokus masyarakat dapat teralihkan sehingga mereka tidak meminta pertanggung jawaban pada bidang ekonomi.
Padahal, permasalahan utamanya merupakan utang yang menggunung dan korupsi yang semakin meluas penyebarannya. Dikarenakan hal tersebut, Dr. Rizal dan Habib Rizieq meminta agar isu-isu yang menyudutkan agama dapat segera dihentikan.
Dr. Rizal menyampaikan, “karena isu tersebut menyesatkan dan anti Pancasila. Kami juga ingin menyerukan agar seluruh agama di Indonesia dapat berjuang bersama-sama untuk menegakkan keadilan dan kemakmuran seluruh rakyat Indonesia. Mari kita serukan nilai-nilai kemanusiaan, keadilan, dan kedamaian agar dapat mencapai tujuan kemerdekaan Indonesia, rakyat yang cerdas dan makmur, serta dapat memperjuangkan perdamaian dunia.”






