Twitter telah memperluas layanan Twitter Blue ke Indonesia pada hari Kamis (9/2/2023), sebelumnya layanan ini tersedia di beberapa wilayah, seperti Ameria Serikat, Kanada, Australia, dan Britania Raya.
Dengan membayar biaya bulanan, pengguna dapat menerima centang biru. Sebelumnya, fitur ini hanya bisa digunakan dengan akun tertentu.
Maka benar, diverifikasi secara independen oleh Twitter terhadap persyaratan tertentu. Namun, kamu hanya mendapatkan centang biru jika mengaktifkan langganan Twitter Blue.
Kalau kamu mengaktifkan langganan tersebut, makan akan dapatkan fitur, seperti centang biru, ikon aplikasi yang bisa dikustomisasi, Folder Bookmark, fungsi Undo Tweet, serta tema aplikasi yang dapat dipilih.
Tidak hanya itu, Top Articles, Fitur Reader untuk membaca thread panjang, bisa Upload Video dengan durasi yang lebih panjang. Selain itu, Twitter juga menawarkan gambar profil dalam bentuk NFT.
“Kami akan menambahkan NFT sebagai salah satu dari beberapa cara untuk menyesuaikan profil Twitter kamu sehingga NFT yang miliki tercermin dalam gambar profil heksagonal akun Twitter kamu,” tulis Twitter di halaman bantuannya.
Pada bulan 2023 lalu, Twitter sudah mengungkapkan biaya langganan Twitter Blue, dengan biaya di obral harga 11 dolar AS atau sekitar Rp 164.000 per bulannya.
Twitter Blue menawarkan dua opsi berlangganan. Gambar:Tangkapan layar melalui Twitter.

“Berlangganan Twitter Blue baru sekarang tersedia di web, iOS atau Android,” bunyi keterangan Twitter di situs resminya.
Jika kamu tertarik untuk berlangganan Twitter Blue, kamu akan disajikan dengan dua pilihan berikutnya. Pertama, pengguna yang ingin menaikkan iuran setiap tahun akan dikenakan biaya Rp 104.167 per bulan atau Rp 1.250.000 per tahun.
Kedua, pengguna yang ingin dikenakan biaya bulanan harus membayar Rp 120.000. Saat kamu mengklik tanda pesanan, pengguna berikutnya akan diminta untuk mengonfirmasi nomor ponsel.
Berikut ini terkait informasi lengkap untuk berlangganan Twitter Blue di Indonesia:
- Harga iOS (Bulanan): Rp165.000
- Harga Android (Bulanan): Rp165.000
- Harga Situs Web (Bulanan): Rp120.000
- Harga Situs Web (Tahunan): Rp1.250.000
Biaya berlangganan Twitter Blue lewat Android dan iOS lebih mahal dibanding versi situs web. Selisih harga ini dikarenakan Elon Musk tidak mau membayar komisi pembelian di App Store dan Google Play Store. Maka dari itu, pengguna kedua toko aplikasi tersebut harus membayar lebih mahal.







