Shoichiro Toyoda, Meninggal Dunia Diusia ke 97 Tahun Akibat Gagal Jantung

Shoichiro Toyoda, yang merupakan anak dari pendiri perusahaan Toyota dan ayah dari kepala eksekutif Toyota saat ini, dikabarkan telah meninggal dunia diusia 97 tahun. (Photo: Bloomberg)
0 0
Read Time:1 Minute, 39 Second

Pada hari Selasa, Perusahaan Toyota mengabarkan bahwa Shoichiro Toyoda, yang merupakan putra dari pendiri Toyota Motor Corp dan ayah dari kepala eksekutif Toyota saat ini, Akio Toyoda, telah meninggal dunia diusianya yang ke 97 tahun akibat gagal jantung.

Dilansir dari reuters.com, dilaporkan bahwa pada tahun 1952, Toyoda bergabung ke dalam Toyota dan memimpin ekspansi produsen mobil Jepang tersebut ke dalam manufaktur di Amerika Serikat.

Toyoda meninggal kurang dari sebulan setelah putranya, Akio Toyoda, yang menjadi generasi ketiga dari keluarga pendiri perusahaan tersebut, memberitahukan bahwa dirinya mengundurkan diri sebagi presiden dan akan menjadi chairman.

Fumio Kishida, selaku Perdana Menteri Jepang, memberikan pernyataan belasungkawa dengan mengatakan, “Shoichiro Toyoda telah membesarkan Toyota menjadi produsen mobil terkemuka di dunia.”

Toyoda menempuh pendidikan pascasarjana dalam bidang teknik di Universitas Tohoku, dan mengungkapkan bahwa dirinya tidak pernah melupakan pesan sang ayah yang mengatakan, “seorang insinyur seharusnya berada di lantai pabrik.”

Toyoda mengenang kembali masa lalunya dengan mengatakan bahwa pekerjaan pertamanya adalah melakukan pemeriksaan mobil-mobil yang telah dikembalikan karena adanya kecacatan.

Shoichiro Toyoda diangkat menjadi direktur pelaksana di Toyota berkat karyanya dalam hal kualitas. (Photo: AP/Yang Chi-hsien)

Di tahun 1957, setelah diberikan tugas untuk melakukan uji coba Toyota Crown di seluruh wilayah Amerika Serikat, Toyoda memberikan rekomendasi perusahaan untuk memulai ekspor. Namun, penjualan mobil itu dibatalkan karena menurut orang Amerika mobil tersebut kurang bertenaga.

Toyoda mengatakan, “itu adalah kesalahan yang serius.” Dan menambahkan, “namun, saya belajar dari kesalahan penilaian saya dan bertekad untuk mengembangkan mobil berkualitas tinggi.”

Pada tahun 1960-an, Toyoda merupakan salah satu eksekutif yang bertugas untuk menerapkan sistem “kontrol kualitas total” baru berdasarkan sebuah gagasan dari seorang profesor Amerika Serikat, William Deming.

Di tahun 1961, Toyoda diangkat menjadi direktur pelaksana di Toyota berkat karyanya dalam hal kualitas, dan pada tahun 1981, Toyoda ditunjuk sebagai kepala organisasi penjualan Toyota.

Toyoda bergabung ke dalam Toyota dua tahun setelah ayahnya, Kiichiro, dipaksa untuk mundur sebagai presiden Toyota pada saat perusahaan sedang mengalami kesulitan keuangan dan membutuhkan bantuan dana dari Bank of Japan.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today