Video anggota TNI telah mengancam pengemudi Toyota Sienta menggunakan barang tajam yang terekam warga dan viral di sosial media.
Kejadian tersebut diunggah oleh akun di Twitter sudah ditayangkan sebanyak 2,2 juta kali hingga Senin (6/3/20223). “Sudah damai ygy,” cuit akun tersebut.
Anggota TNI arogan mengancam pengendara lain dengan sangkur #tni #tniad #arogan #militer pic.twitter.com/xky3B4Kx2z
— TXTberseragamLoreng (@AntiPro32244095) March 5, 2023
Kronologi Kejadian
Dari unggahan video terlihat anggota TNI berseragam lengakap yang keluar dari mobil ia mendatangi pengemudi Sienta sambil marah-marah. Setelah itu, anggota TNI kembali ke mobilnya, lalu diambilnya pisau sangkur yang masih dibungkus sarung dari dekat kursi.
Video tersebut menjadi viral, Kepala Penerangan Kodam IV/ Diponegoro Kolonel Bambang Hermanto mengonfirmasi bahwa kejadian ini melibatkan anggotanya.
Penjelasan Kodam Diponegoro
Bambang mengatakan bahwa kejadian anggota TNI mengancam pengemudi Sienta yang menggunakan pisau di Jalan MH Thamrin Kota Semarang, Jawa Tengah. Anggota TNI berinisial ES, dan kejadian pengancaman terjadi pada hari Jumat (3/3/2023) sekitar pukul 06.45 WIB.
“Anggota TNI dari dari Kodim 0733/Kota Semarang,” kata Bambang kepada Kompas.com, Senin (6/3/2023).
Sebelum terjadi pertengkaran pengemudi Sienta berinisial NH (51) disebut-sebut sudah memepet Honda Freed dengan plat nomor B 1155 JA yang dikendarai ES di Jalan Gajah Mada.
Menurut keterangan dari ES, mobilnya terus dihalangi oleh NH sepanjang Jalan Gajah Mada. Kejadian tersebut berlanjut ke Jalan MH Thamrin dan dari sinilah membuat marah ES memuncak.
ES merasa bahwa laju mobilnya dihalangi dan berniat untuk menghentikan NH sambil memberikan peringatan.
“Sesampainya di traffic light Jalan MH Thamrin, ES menghentikan mobilnya lalu menghampiri dan menegur MH. Terjadi cekcok mulut karena keduanya sama-sama merasa benar,” jelas Bambang.






