Jokowi Mengundang Timnas U-20 ke Istana, Yang Gagal Tampil di Piala Dunia 2023

Presiden Joko Widodo mengundang Timnas U20 Indonesia ke Istana Kepresidenan. (Photo : Dok. Pssi)
0 0
Read Time:2 Minute, 15 Second

Presiden Joko Widodo mengundang Timnas U20 Indonesia ke Istana Kepresidenan. Undangan itu untuk pasukan Shin Tae-yong, setelah tim berjuluk Garuda Nusantara itu batal tampil di Piala Dunia U-20 2023 akibat larangan FIFA terhadap Indonesia sebagai tuan rumah.

Rencana Presiden mengundang Hokky Caraka dkk itu diungkapkan Ketua Umum PSSI Erick Thohir setelah menghadap Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (31/3/2023). Dalam pertemuan itu, Erick Thohir akan melaporkan hasil pertemuan dengan Presiden FIFA Gianni Infantino pada Rabu (29/3/2023) di Doha, Qatar. 

“Disampaikan tadi Presiden juga akan mengundang Timnas U-20 dalam satu atau dua hari ini. Tentu mekanisme dari Istana yang akan melakukan itu,” kata Erick dalam keterangan pers di Kantor Presiden selepas pertemuan.

Meski demikian, Erick tidak menjelaskan mengapa presiden memanggil Timnas U-20, entah untuk menyemangati atau meminta maaf atas dibatalkannya Piala Dunia U-20 di Indonesia.

Oleh karena itu, Erick mengatakan bahwa Presiden Jokowi sudah menemukan solusi sebagai upaya pemerintah memfasilitasi talenta muda sepak bola Indonesia meskipun kesempatan mereka tampil di Piala Dunia U-20 hilang begitu saja.

Pencabutan tuan rumah praktis membuat Timnas Indonesia U-20 juga batal tampil dalam Piala Dunia U-20 mengingat mereka juga gagal memperoleh tiket putaran final setelah tidak mampu mencapai empat besar Piala Asia U-20 2023. (Photo : Dok. Pssi)

Erick yang juga menjabat sebagai Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menyatakan akan mengikuti langkah penyelesaian yang telah disusun oleh Presiden Jokowi.  

“Tentu saya bilang, ‘Bapak, saya ikut saja.’ Ini pemerintah yang harus hadir,” katanya. Indonesia resmi dicoret dari tuan rumah Piala Dunia U20 2023 berkat pengumuman FIFA pada WIB malam, Rabu (29/3/2023). 

Pengumuman ini menyusul anjuran dan larangan keikutsertaan Israel di Piala Dunia U20 dalam beberapa pekan terakhir, termasuk Gubernur Bali Wayan Koster dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.  

Dalam pengumumannya, FIFA tidak menjelaskan alasan pencopotan Indonesia sebagai tuan rumah, menambahkan pernyataan “karena keadaan saat ini”. 

Pencabutan tuan rumah praktis membuat Timnas Indonesia U-20 juga batal tampil dalam Piala Dunia U-20 mengingat mereka juga gagal memperoleh tiket putaran final setelah tidak mampu mencapai empat besar Piala Asia U-20 2023. Sebelumnya, Wakil Presiden PSSI Zainudin Amali bertemu langsung dengan Timnas U-20 Indonesia, Kamis (30/3/2023).  

Selain merasakan kekecewaan para pemain yang tidak lolos setelah persiapan yang matang, Amali berpesan kepada skuad Timnas U-20 dan pelatih Shin Tae-yong untuk tetap tenang.  

Dengan kegagalan tersebut, Indonesia sebenarnya mengabaikan komitmennya untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 yang telah diraihnya sejak 2019, dan mengesampingkan kemungkinan sanksi.

Beberapa potensi sanksi tersebut antara lain tidak memainkan pertandingan yang direstui FIFA bahkan tiket anak-anak Shin Tae-yong ke putaran final Piala Asia 2023 yang belum habis masa berlakunya. 

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today