Sepuluh Pesawat Jet Tempur China Telah Melakukan Patroli ‘Kesiapan Tempur’, Ungkap Taiwan

Sembilan jet tempur milik China dan sebuah drone militer telah melewati garis median dalam 24 jam hingga pukul 6 pagi waktu setempat pada hari Sabtu. (Photo: Reuters via e.vnexpress.net)
0 0
Read Time:2 Minute, 0 Second

Kementerian Pertahanan Taiwan mengungkapkan bahwa sepuluh pesawat terbang milik China telah terbang melewati garis tengah Selat Taiwan, yang dimana garis tersebut merupakan sebuah pembatas tidak resmi yang memisahkan antara kedua negara itu.

Dilansir dari Aljazeera.com, kementerian itu memberikan sebuah pernyataan dalam laporan harian terkait aktivitas militer China yang menyebutkan bahwa sembilan jet tempur milik China dan sebuah drone militer telah melewati garis median dalam 24 jam hingga pukul 6 pagi waktu setempat pada hari Sabtu.

Kementerian itu juga menambahkan bahwa Taiwan telah mengerahkan pesawat tempurnya untuk memberikan peringatan kepada pesawat milik China, ketika sistem rudal tengah mengawasinya.

Dilaporkan bahwa sembilan pesawat terbang milik China yang melewati garis median pada hari Jumat, tengah melakukan patroli kesiapan tempur, sebuah tindakan yang menurut Kementerian Pertahanan Taiwan telah “dengan sengaja menciptakan ketegangan” dan merusak perdamaian serta stabilitas.

Beijing dikabarkan telah mengancam akan melakukan sebuah pembalasan yang tidak disebutkan apabila Tsai Ing-wen, selaku Presiden Taiwan, yang sedang berada di Amerika Tengah, menemui Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat, Kevin McCarthy, ketika dirinya tengah transit di Amerika Serikat dalam perjalanannya menuju ke Amerika Latin.

Sembilan pesawat terbang China, dikabarkan tengah melakukan patroli kesiapan tempur, tindakan yang menurut Kementerian Pertahanan Taiwan telah “dengan sengaja menciptakan ketegangan” dan merusak perdamaian serta stabilitas. (Photo: Twitter/@AJEnglish)

Pada hari Jumat, Tsai telah tiba di Guatemala, dalam kunjungannya untuk menguatkan hubungan dengan para sekutunya yang semakin berkurang sejak Honduras telah memutuskan hubungan diplomatik dengan Taiwan dan mulai mendukung Beijing. Dikabarkan bahwa Tsai juga akan berkunjung ke negara tetangga Belize.

Tsai direncanakan akan mengadakan pertemuan dengan McCarthy di Los Angeles pada saat perjalanan pulangnya dari Amerika Tengah menuju Taiwan di akhir bulan ini.

Amerika Serikat telah menyampaikan bahwa tidak ada alasan bagi China untuk “bereaksi berlebihan” atas perjalanan yang “normal dan lancar” ini, ketika Beijing memberi peringatan bahwa Amerika Serikat telah “bermain api” karena Tsai dilayani oleh pejabat-pejabat di Amerika Serikat.

Diketahui bahwa pada bulan Agustus lalu, China telah melakukan latihan perang di sekitar wilayah Taiwan setelah Nancy Pelosi, selaku Ketua DPR, mengadakan kunjungan ke Taipei, dan terus melakukan kegiatan militer tersebut di dekat wilayah Taiwan, walaupun dalam skala yang lebih kecil.

Berdasarkan pernyataan dari seorang pejabat senior Taiwan yang paham terkait perencanaan keamanan pulau tersebut kepada Reuters minggu ini, menyampaikan bahwa China tidak memiliki kemungkinan untuk melakukan latihan besar seperti itu lagi, namun, segala persiapan tetap dilakukan agar dapat berjaga-jaga apabila China bereaksi “tidak rasional”.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today