Bahrain dan Qatar Akan Membangun Kembali Hubungan Diplomatik dan Mengatasi Konflik Selama Bertahun-Tahun

Qatar dan Bahrain tengah membangun kembali hubungan diplomatik dan mengatasi perselisihan yang sudah berlangsung selama bertahun-tahun. (Photo: ArabianBusiness.com)
0 0
Read Time:1 Minute, 36 Second

Dikabarkan bahwa Qatar dan Bahrain tengah membangun kembali hubungan diplomatik dan mengatasi perselisihan yang sudah berlangsung selama bertahun-tahun.

Pada hari Rabu, kementerian luar negeri memberikan sebuah pernyataan bahwa delegasi dari kedua belah pihak telah menggelar pertemuan di markas besar Sekretariat Umum Dewan Kerjasama Teluk (GCC) di Riyadh, Arab Saudi.

Dilansir dari Aljazeera.com, kementerian luar negeri Qatar, dalam pernyataannya menyampaikan bahwa kedua negara tersebut mengadakan sebuah pertemuan untuk “meningkatkan persatuan dan integrasi Teluk sesuai dengan piagam GCC”.

Ahmed bin Hassan al-Hammadi, selaku Sekretaris Jenderal Kementerian Luar Negeri Qatar, dan Sheikh Abdulla bin Ahmed Al Khalifa, yang merupakan Wakil Menteri Luar Negeri Bahrain untuk Urusan Politik, menggelar pertemuan untuk membahas terkait penyelesaian dari perseteruan yang telah berlangsung sejak tahun 2017.

Raja Bahrain, Hamad bin Isa Al Khalifa, bertemu dengan Emir Qatar, Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani, pada tanggal 18 Januari 2023, di Abu Dhabi. (Photo: REUTERS)

Diketahui bahwa pada tahun 2017, Bahrain, beserta dengan Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan Mesir, telah memberlakukan blokade diplomatik terhadap Qatar atas dugaan bahwa negara itu terlalu dekat dengan Iran dan memberikan dukungan kepada kelompok-kelompok garis keras, yang dimana dugaan tersebut dengan tegas selalu dibantah oleh Qatar.

Dikabarkan pada bulan Januari, putra mahkota Bahrain melakukan panggilan telepon dengan emir Qatar untuk mendiskusikan terkait perbedaan mereka, sebuah langkah yang diperkirakan akan mencairkan hubungan di antara kedua belah pihak.

Pesawat serta kapal milik Qatar telah dilarang untuk menggunakan wilayah udara maupun perairan milik empat negara Arab, dan memberhentikan hubungan perdagangan. Tetapi, di tahun 2021, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan Mesir telah melanjutkan hubungan ini, walaupun pihak UEA dan Qatar belum membuka kedutaannya masing-masing.

Perselisihan yang terjadi antara Bahrain dengan Qatar, sebagian besar berpusat pada hubungan Qatar dengan Iran serta permasalahan di sepanjang perbatasan maritim negara-negara tersebut.

Penyelesaian perselisihan ini terjadi di tengah beberapa upaya lain untuk mengatasi konflik regional, termasuk di antaranya adalah hubungan Iran dengan Arab Saudi.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today