Korea Utara Tembakkan Sebuah Rudal Balistik ‘Jenis Baru’ ke Perairan Antara Semenanjung Korea dan Jepang

Korea Utara telah menembakkan sebuah rudal balistik "tipe baru" yang mendarat di wilayah perairan antara Semenanjung Korea dan Jepang. (Photo: AP Photo/Lee Jin-man via irishtimes.com)
0 0
Read Time:1 Minute, 42 Second

Dilaporkan bahwa Korea Utara telah menembakkan sebuah rudal balistik “tipe baru” yang mendarat di wilayah perairan antara Semenanjung Korea dan Jepang.

Hal tersebut telah memaksa pihak Tokyo untuk mengajukan “protes keras” setelah munculnya kekhawatiran bahwa senjata itu akan mendarat tepat atau di dekat pulau Hokkaido, wilayah bagian utara Jepang, yang berakhir dengan adanya perintah evakuasi.

Dilansir dari Aljazeera.com, menurut pernyataan dari Kepala Staf Gabungan Korea Selatan (JCS), pada hari Kamis, rudal Korea Utara telah ditembakkan pada sudut yang tinggi pada pukul 7.23 pagi waktu setempat, dari sebuah lokasi di daerah dekat ibu kota Pyongyang.

Rudal yang diperkirakan adalah sebuah rudal jarak menengah atau lebih jauh itu, telah mengudara sejauh sekitar 1.000 km ke arah wilayah perairan antara Semenanjung Korea dan Jepang, sebelum akhirnya jatuh ke laut.

JCS memberikan gambaran atas penembakkan itu sebagai sebuah “tindakan yang serius dan provokatif”.

Rudal yang diperkirakan adalah sebuah rudal jarak menengah atau lebih jauh itu, telah mengudara sejauh sekitar 1.000 km ke arah wilayah perairan antara Semenanjung Korea dan Jepang, sebelum akhirnya jatuh ke laut. (Photo: Time.news)

Dalam sebuah pesan yang dikirimkan ke para wartawan, JCS mengungkapkan, “otoritas intelijen Korea Selatan dan Amerika Serikat sedang melakukan analisis komprehensif mengenai spesifikasi detailnya.”

YTN, yang merupakan sebuah lembaga penyiaran Korea Selatan, mengutip salah seorang pejabat militer, menyampaikan bahwa uji coba penembakkan itu bisa jadi melibatkan senjata jenis baru yang telah diperlihatkan pada parade militer baru-baru ini, dan memiliki kemungkinan bahwa proyektil tersbeut merupakan rudal dengan bahan bakar padat.

Diektahui bahwa teknologi bahan bakar padat mampu membuat roket menjadi lebih mudah untuk diangkut dan lebih cepat ditembakkan apabila dibandingkan dengan roket berbahan bakar cair.

Seoul dikabarkan telah menggelar sebuah pertemuan darurat dengan Dewan Keamanan Nasional, yang juga mengutuk uji coba yang dilakukan oleh Korea Utara, setelah penembakkan rudal pada hari Kamis.

Gedung Putih, Washington DC, juga telah memberikan kritikannya terkait penembakkan yang disebutnya sebagai “pelanggaran yang kurang ajar terhadap berbagai resolusi Dewan Keamanan PBB” serta memaksa agar negara-negara lainnya dapat mengutuk kegiatan uji coba yang dilakukan oleh Korea Utara dengan keras.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today