Program Makan Gratis Bergizi Akan Meningkat Sebesar Rp 4,510 triliun Tahun 2025

(Indef) melaporkan program makanan bergizi gratis (MBG) mampu meningkatkan produk domestik bruto (PDB) sebesar Rp 4.510 triliun pada tahun 2025. (Sumber Foto : antaranews.com)
0 0
Read Time:2 Minute, 11 Second

Institute for Economics and Finance Development (Indef) melaporkan program makanan bergizi gratis (MBG) mampu meningkatkan produk domestik bruto (PDB) sebesar Rp 4.510 triliun pada tahun 2025.

Perhitungan ini berdasarkan alokasi anggaran program MBG tahun 2025 mencapai Rp 71 triliun dan mencakup sekitar 19,47 juta orang, mulai dari anak sekolah hingga ibu hamil dan menyusui.

“Anggaran makan bergizi gratis yang ditetapkan kemarin Rp 71 triliun pada 2025 akan mendorong PDB sekitar Rp 4.510 triliun atau kalau kita hitung dalam persentase sekitar 34,2 persen dari PDB,” ujarnya dalam diskusi virtual, Kamis (17/10/2024).

Lebih lanjut, Indef mencatat dampak PDB dari program MBG akan terus meningkat seiring dengan bertambahnya jumlah peserta dan alokasi anggaran pemerintah.

Misalnya pada tahun 2026 dengan anggaran sebesar Rp 109,7 triliun dan jumlah penerima sebanyak 30, 46 juta orang, maka efek berganda PDB meningkat menjadi Rp 6,967.2 triliun.

Setelah itu, meningkat lagi pada tahun 2027 dan 2028 masing-masing mencapai Rp 9.479,4 triliun dan Rp 14.219,1 triliun.

Indef mencatat dampak PDB dari program MBG akan terus meningkat seiring dengan bertambahnya jumlah peserta dan alokasi anggaran pemerintah.
(Sumber Foto : katadata.co.id)

Perkiraan alokasi anggaran pada tahun 2027 sebesar 149,2 triliun rupiah dan jumlah penerima sebanyak 41,45 orang, pada tahun 2028 anggaran meningkat menjadi 223,8 triliun dan 62,17 juta.

Selanjutnya perkiraan alokasi anggaran program MBG pada tahun 2029 sekitar Rp 298,4 triliun untuk 82,9 juta penerima, dengan mengalami peningkatan PDB sebesar Rp 18, 959.

“Jadi, setiap Rp 1.000 yang dikeluarkan oleh program ini, maka akan memberikan manfaat hingga Rp 63.500 terhadap perekonomian,” ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (Menkeu) memastikan alokasi anggaran program makan bergizi telah disiapkan dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN).

Program andalan Presiden terpilih Prabowo Subianto akan mendapat alokasi anggaran sebesar Rp 71 tahun 2025.

“Untuk tahun pertama pemerintahan beliau tahun 2025 telah disepakati alokasi (Makan Bergizi Gratis) sekitar Rp 71 triliun di dalam RAPBN 2025, kata dia, saat konferensi pers, di Kantor Pusat Ditjen Pajak Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (24/6/2024).

Dilansir dari Kompas.com Menteri Keuangan menjelaskan, angka tersebut ditentukan melalui koordinasi antara pemerintahan Presiden Joko Widodo dan tim Presiden terpilih Prabowo.

Berdasarkan hasil penyesuaian tersebut, disepakati bahwa program makan gratis bergizi akan dilaksanakan secara bertahap agar tidak membebani pos pengeluaran APBN.

Presiden terpilih Prabowo menyatakan setuju penerapan program makan gratis dilakukan secara bertahap, ujar Sri Mulyani.

Dengan begitu, Sri Mulyani memastikan pemerintah menjaga defisit anggaran APBN di bawah 3% produk domestik bruto (PDB) pada tahun 2025, yakni kisaran 2,29 sampai 2,82 persen terhadap PDB.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today