Warga Terpaksa Mengungsi, Kebakaran Hanguskan Ratusan Rumah di Kemayoran

Pada hari Selasa siang, terjadi kebakaran di Kemayoran, yang diperkirakan telah menghanguskan sekitar 200 rumah. (Source: Okezone/Danan)
0 0
Read Time:1 Minute, 44 Second

Pada hari Selasa siang, 10 Desember 2024, terjadi kebakaran di wilayah organisasi padat penduduk di Jalan Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat, yang diperkirakan telah menghanguskan sekitar 200 rumah.

Isnawa Adji, selaku Kepala BPBD Provinsi DKI Jakarta, mengungkapkan bahwa sejauh ini terdapat 15 warga yang mengalami luka akibat kebakaran tersebut.

“Rekap data pelayanan kesehatan pos kebakaran Kebon Kosong, Kemayoran pada Selasa 10 Desember 2024 sampai dengan pukul 17.45 WIB sebanyak 15 pasien,” kata Kepala BPBD Provinsi DKI Jakarta Isnawa Adji dalam keterangannya pada Rabu, 11 Desember 2024, dikutip dari tempo.co.

Kepala BPBD Provinsi DKI Jakarta mengungkapkan bahwa sejauh ini terdapat 15 warga yang mengalami luka akibat kebakaran tersebut. (Source: IST via VOI.id)

Dilansir dari tempo.co, Isnawa mengatakan bahwa di antara korban luka salah satunya merupakan seorang ibu hamil.

Dikabarkan bahwa korban telah dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Sedangkan untuk 14 orang lainnya rawat jalan.

Selain itu, kebakaran tersebut juga menyebabkan 1800 warga harus mengungsi di Sekolah Dasar Negeri 09 Kebon Kosong.

Dilaporkan bahwa peristiwa kebakaran ini diperkirakan terjadi selama 7 jam, yakni sejak pukul 12.25 WIB sampai pukul 19.59 WIB.

Asril Rizal, selaku Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Pusat, mengungkapkan bahwa sumber api dalam kebakaran ini diduga berasal dari sebuah rumah yang dijadikan sebagai lokasi pengepul rongsokan plastik.

Asril menjelaskan bahwa pada saat peristiwa kebakaran terjadi pemilik rumah sedang dalam keadaan tidur. Lalu, ketika terbangun, pemilik rumah sudah dikepung oleh asap tebal.

“Terbangun sudah dikepung asap tebal kemudian melompat menyelamatkan diri dan meminta bantuan kepada tetangga, namun api cepat membesar serta merambat ke kanan kiri yang lokasinya padat penduduk rumah semi permanen,” tutur dia, dilansir dari tempo.co.

Asril menyatakan bahwa sebanyak 32 unit mobil pemadam kebakaran serta 128 anggota dikerahkan ke lokasi kejadian.

Dikabarkan bahwa proses pemadaman dimulai pada pukul 12.32 WIB dan sekitar pukul 15.00 WIB sudah dilakukan proses pendinginan.

Asril mengatakan bahwa sempat mengalami kendala pada saat proses pemadaman dilakukan, dikarenakan banyak warga yang berusaha untuk menyelamatkan barangnya. “Masyarakat ingin menyelamatkan barang masing-masing,” ucapnya, dikutip dari tempo.co.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today