Prabowo, Efisiensi Anggaran: 5 Tahun Tidak Usah ke Luar Negeri Jika Perlu

Efisiensi anggaran kementerian dan lembaga kembali menjadi perhatian Presiden Prabowo Subianto. Kurangi perjalanan dinas luar negeri adalah poin utamanya. (Sumber Foto : Biro Pers Sekretariat Presiden)
0 0
Read Time:1 Minute, 33 Second

Efisiensi anggaran kementerian dan lembaga kembali menjadi perhatian Presiden Prabowo Subianto. Kurangi perjalanan dinas luar negeri adalah poin utamanya.

“Enggak usah ke luar negeri, lima tahun enggak usah ke luar negeri kalau perlu,” kata Prabowo dalam Pembukaan Kongres XVIII Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) di Surabaya, Jawa Timur, Senin (10/2/2025), seperti ditayangkan YouTube Sekretariat Presiden.

Prabowo menyatakan bahwa perjalanan dinasnya ke luar negeri adalah undangan dari negara dan tanggung jawabnya sebagai warga negara. (Sumber Foto : Dok.setpres)

Kepala negara juga menyatakan bahwa orang harus mengeluarkan uang pribadi jika mereka ingin ke luar negeri. Ia juga menambahkan bahwa perjalanan dinas luar negeri hanya diperlukan untuk tugas mendesak negara.

“Tugas ke luar negeri, tugas belajar boleh, tugas untuk atas nama negara boleh. Jangan tugas yang dicari-cari untuk jalan-jalan. Kalau mau jalan-jalan, pakai uang sendiri,” tegasnya.

Selain itu, ia berbicara tentang fakta bahwa ada orang yang mengatakan bahwa dia sering pergi ke luar negeri, meskipun sudah ada arahan untuk mengurangi perjalanan dinas luar negeri.

Prabowo menyatakan bahwa perjalanan dinasnya ke luar negeri adalah undangan dari negara dan tanggung jawabnya sebagai warga negara.

“Loh, presiden Prabowo sering ke luar negeri? Saya diundang sebagai kepala Indonesia, kepala negara dalam konferensi-konferensi penting oleh negara-negara yang penting dan saya mewakili bangsa untuk mengamankan kepentingan bangsa,” jelasnya.

Selain itu, ia menyatakan bahwa kebijakan penghematan anggaran dimaksudkan untuk memberi makan masyarakat serta memperbaiki sekolah yang rusak karena, meskipun Indonesia memiliki setidaknya 330.000 sekolah, banyak yang rusak.

“Saya berapa hari ini lihat sekolah-sekolah. Kita punya 330.000 sekolah. Anggaran untuk perbaikan sekolahnya cukup untuk memperbaiki mungkin 20.000 sekolah. Berapa tahun kita mau selesaikan 330.000 sekolah?” ujarnya.

Oleh karena itu, ia mendorong pengurangan perjalanan luar negeri.

“Karena itu, perjalanan dinas ke luar negeri dikurangi. Kau boleh melawan Prabowo, tapi nanti kau lawan emak-emak itu semua. Bandel, ndablek,” ujar Prabowo.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today