Dikabarkan bahwa seorang anak yang menjadi korban aksi kekerasan yang terjadi di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, saat ini masih mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, yang di mana korban sebelumnya telah menjalani tiga kali operasi.
Brigadir Jenderal Nurul Azizah, selaku Direktur Perlindungan Perempuan Anak dan Pencegahan Perdagangan Orang atau PPA-PPO Badan Reserse Kriminal Polri, mengungkapkan bahwa saat ini kondisi dari anak tersebut sudah berangsur membaik, seperti peningkatan berat badan.

“Kami akan memastikan bahwa anak ini mendapatkan pemulihan psikologis yang memadai,” kata Nurul dalam keterangannya pada Jumat malam, 4 Juli 2025, dikutip dari tempo.co.
Dilansir dari tempo.co, Nurul bersama dengan Arifatul Choiri Fauzi, selaku Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, membesuk bocah tersebut.
Dilaporkan bahwa proses pendampingan korban bakal dilakukan oleh Polri berkolaborasi dengan Kementerian PPPA.
Diketahui bahwa orang tua yang diduga telah melakukan kekerasan pada korban itu telah dilacak keberadaannya oleh Bareskrim Polri.
Sebelumnya, pada hari Rabu, 11 Juni 2025, telah ditemukan seorang anak yang tengah berada di atas kardus oleh Satuan Polisi Pamong Praja di lorong Pasar Kebayoran Lama.
Awalnya, Kepolisian Daerah Metro Jaya memegang penuh kendali dari proses penanganan bocah tersebut, namun saat ini telah diserahkan kepada Bareskrim.
“Dibuatkan laporan polisi di Polda Metro Jaya yang selanjutnya dilimpahkan ke Bareskrim Polri,” ujar Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Ade Ary Syam Indradi, Kamis, 12 Juni 2025, dilansir dari tempo.co.





