TNI-Polri Siaga Mengantisipasi Kemungkinan Aksi di Bandung Kembali Terjadi

di Kabupaten Bandung dijaga dengan ketat oleh polisi dan tentara. Kantor perbankan dan pasar tradisional Soreang semuanya diawasi. (Sumber Foto : Kompas.com)
0 0
Read Time:2 Minute, 8 Second

Beberapa tempat penting di Kabupaten Bandung dijaga dengan ketat oleh polisi dan tentara. Kantor perbankan dan pasar tradisional Soreang semuanya diawasi.

Bahkan, pintu kantor DPRD dan Pemerintahan Kabupaten Bandung ditutup dan dijaga dengan ketat oleh aparat.

Selain itu, Bupati Bandung dan aparat melakukan patroli bersama di sekitar beberapa lokasi penting di daerah Soreang.

Ada informasi bahwa sejumlah mahasiswa dari berbagai organisasi akan melakukan demonstrasi di Mapolresta Bandung dan DPRD Kabupaten Bandung, sehingga penjagaan ketat dilakukan.

Menurut Kombes Pol Aldi Subartono, Kapolresta Bandung, pihaknya akan menerima tindakan tersebut dengan cara yang humanis.

Menurutnya, undang-undang memberikan perlindungan untuk menyampaikan pendapat di depan umum.

“Nanti kita lihat, yang jelas kami akan menerima dengan baik, kami akan imbau dengan humanis, karena kita sama-sama warga negara Indonesia yang punya hak juga memberikan atau menyuarakan pendapat, tetapi tentunya kami meminta tetap menjaga kondusivitas. Bandung rumah kita, mari kita rawat, kita jaga-jaga secara bersama-sama,” katanya saat ditemui di Mapolresta Bandung, Senin (1/9/2025).

Aldi menyatakan bahwa hari ini pihaknya menyiagakan 1.000 personel gabungan dari TNI dan Polri, yang ditempatkan di beberapa lokasi penting di Kabupaten Bandung.

Undang-undang memberikan perlindungan untuk menyampaikan pendapat di depan umum. (Sumber Foto : Voi.com)

“Ini dalam rangka memberikan rasa aman kepada masyarakat, memberikan jaminan keamanan agar masyarakat merasa tenang dan bisa melaksanakan kegiatan sehari-hari normal seperti biasa,” ujarnya.

Aldi meminta dan mengimbau agar demonstrasi masyarakat atau mahasiswa dilakukan secara damai dan kondusif di masa depan.

“Kami akan menerima dengan pintu terbuka dan akan kami lakukan secara humanis ya kepada rekan-rekan apabila ada hari ini. Ya, mudah-mudahan hari ini tidak ada,” tuturnya.

Untuk menjaga keamanan masyarakat, anggota Forkopimda Kabupaten Bandung melakukan patroli di beberapa lokasi penting.

Jajaran Forkopimda Kabupaten Bandung mengunjungi tempat-tempat seperti kantor perbankan dan pasar Soreang.

Aldi mengatakan bahwa masyarakat beraktivitas seperti biasa selama patroli, dan beberapa kantor perbankan tetap beroperasi.

“Kami tadi cek pasar tradisional, kemudian obyek vital yang lainnya, alhamdulillah masyarakat tetap beraktivitas dan terpantau kondusif,” terangnya.

Tidak masalah bagi masyarakat yang ingin menyuarakan aspirasinya dengan berunjuk rasa, kata Bupati Bandung Dadang Supriatna.

Namun, politisi dari partai PKB itu meminta massa untuk tetap humanis dan bertindak etis saat berunjuk rasa.

“Silakan yang terpenting tidak melakukan perusakan karena ada konsekuensinya sesuai SOP masing-masing institusi,” ujarnya.

Sejauh ini, kata Dadang, Pemerintah Kabupaten Bandung telah berkolaborasi dengan pihak penegak hukum dalam hal stabilitas dan kondisi Kabupaten Bandung.

“Oh iya, tentunya kami selalu koordinasi dan selalu kompak ya Forkopimda selama ini dan alhamdulillah selama ini kami solid ya dan juga kami laporkan kepada pimpinan masing-masing,” ujarnya.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today