TNI AD Ucap Rudal KHAN Dikirim ke Kalimantan Timur

TNI Angkatan Darat (AD) pertama kali mengungkapkan keberadaan Rudal KHAN buatan Turki yang dikirim ke Indonesia. (Sumber Foto : Kompas.com)
0 0
Read Time:2 Minute, 8 Second

TNI Angkatan Darat (AD) pertama kali mengungkapkan keberadaan Rudal KHAN buatan Turki yang dikirim ke Indonesia.

Sebagai informasi yang disampaikan oleh Aslog (Aslog) KSAD Mayjen TNI Adisura Firdaus Tarigan, senjata berjangkauan hingga 280 kilometer itu telah ditempatkan di Batalion Artileri Medan 18, yang terletak di Kalimantan Timur.

“Sebenarnya ada, sudah dikirim ke Kalimantan Timur Roket KHAN ITBM-600, itu ada di Kalimantan Timur, baru tiba juga satu baterai. Di sini kita tidak bisa hadirkan,” kata Adisura di Silang Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Sabtu (20/9/2025).

Menurut Brigjen TNI Wahyu Yudhayana, Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad), pengiriman rudal KHAN baru telah mencapai batch pertama dan saat ini masih dalam proses.

Oleh karena itu, alutsista strategis tersebut tidak ditampilkan dalam pameran TNI AD Fair 2025 di Monas, Jakarta Pusat.

“Memang sudah ada pengiriman, saya yakin teman-teman juga sudah tahu. Sudah ada pengiriman dan sudah ada deploy di Batalion Artileri Medan 18 yang ada di Kalimantan Timur. Kenapa tidak dikirim ke sini? Karena itu masih berproses,” kata Wahyu.

“Artinya, Rudal KHAN ini pengirimannya baru batch pertama. Jadi, belum diserah terimakan kepada TNI AD,” imbuh dia.

Wahyu mengatakan bahwa gelombang kedua akan datang pada awal 2026, saat rudal KHAN secara resmi diserahkan kepada TNI AD.

Oleh karena itu, pada titik tertentu, sistem rudal itu dapat berfungsi penuh untuk mendukung gelar pertahanan.

Alutsista strategis tersebut tidak ditampilkan dalam pameran TNI AD Fair 2025 di Monas, Jakarta Pusat. (Sumber Foto : cna.id)

“Batch pertama itu kekuatan sesuai dengan satu kekuatan batalion. Batalion itu kan ada satu baterai markas dan empat baterai operasional. Satu kekuatan satu batalion, empat baterai,” tutur Wahyu.

Disebutkan bahwa penempatan rudal KHAN di Kalimantan Timur sesuai dengan gagasan sistem pertahanan keamanan rakyat semesta dan pertahanan pulau-pulau besar yang dianut Indonesia.

Dianggap bahwa rudal ini memiliki kemampuan untuk memasuki wilayah strategis dan meningkatkan pertahanan nasional.

“Pertimbangannya banyak. Jarak jangkau, jarak capai. Kita bisa meng-cover konsep lima pulau besar tadi. Kita bisa menjaga perbatasan. Karena pada prinsipnya, kita menganut politik bebas dan aktif,” kata Wahyu menjelaskan.

“Bebas aktif artinya kita bersahabat dengan semua negara, dengan semua bangsa, tapi kita juga harus siap setiap saat untuk mempertahankan negara kesatuan Republik Indonesia,” imbuh dia.

Dilansir dari Tribunnews, rudal balistik yang dikirim Indonesia dari Turki telah tiba di Kalimantan Timur.

Pada tahun 2022, Turki memesan rudal balistik KHAN Roketsan untuk Indonesia.

Rudal balistik adalah senjata penghancur jarak jauh yang dapat ditembakkan dari darat, laut, atau udara, bahkan dari kendaraan peluncur.

Dilaporkan bahwa sistem rudal KHAN memiliki kemampuan untuk menghancurkan sejumlah target di permukaan dalam jarak sejauh 280 kilometer.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today