Awasi Penggunaan AI untuk Akun Remaja, Meta Tengah Siapkan Fitur Perlindungan Tambahan

Saat ini, Meta tengah mempersiapkan perlindungan tambahan yang ditujukan untuk akun remaja. (Source: Ilustrasi/Unsplash.com/Mariia Shalabaieva)
0 0
Read Time:1 Minute, 33 Second

Dikabarkan bahwa untuk mengawasi penggunaan akai imitasi atau AI, saat ini Meta tengah mempersiapkan perlindungan tambahan yang ditujukan untuk akun remaja.

Fitur ini memiliki tujuan agar dapat membantu para orang tua dalam mengontrol anak mereka ketika tengah menggunakan AI, terutama dalam hal percakapan.

Fitur ini bertujuan agar dapat membantu para orang tua dalam mengontrol anak mereka ketika menggunakan AI. (Source: Ilustrasi/Unsplash.com/Dima Solomin)

“Orang tua dapat memilih untuk mematikan akses anak remaja mereka ke obrolan satu lawan satu dengan karakter AI sepenuhnya,” tulis Kepala Instagram Adam Mosseri dan Chief AI Officer Alexandr Wang melalui blog resmi Meta, hari Jumat, 17 Oktober 2025, dilansir dari Tempo.co.

Mengutip Tempo.co, perusahaan tersebut menyatakan bahwa nantinya orang tua juga dapat memblokir karakter AI tertentu jika tidak ingin mematikan akses karakter AI sepenuhnya.

Dalam fitur perlindungan tambahan ini, nantinya karakter AI tidak bisa terlibat dalam percakapan yang tidak sesuai dengan usia pengguna remaja, seperti menyakiti diri sendiri, bunuh diri, gangguan makan, hingga pembicaraan yang mendorong, ataupun mempromosikan topik seputar hal-hal tersebut.

“AI kami dirancang untuk menanggapi topik ini dengan aman dan mengarahkan remaja, bila perlu, ke sumber daya atau dukungan ahli,” tulis Adam dan Alexandr, dalam laman Tempo.co.

Dengan adanya fitur ini, para pengguna remaja hanya dapat berdiskusi dengan karakter AI secara terbatas serta berfokus pada pembicaraan yang sesuai dengan usianya, seperti pendidikan, olahraga, serta hobi.

Dinukil dari Tempo.co, fitur ini memungkinkan para orang tua untuk melihat aktivitas dari anak remaja mereka ketika tengah berdiskusi dengan karakter AI.

Kemudian, para orang tua juga dapat menetapkan batas waktu penggunaan aplikasi menjadi 15 menit per hari.

“Kami tahu remaja mungkin mencoba menyiasati perlindungan ini, jadi kami juga menggunakan teknologi AI untuk menempatkan mereka yang kami curigai remaja ke dalam perlindungan ini, bahkan jika mereka memberi tahu kami bahwa mereka adalah orang dewasa,” tulis mereka, dikutip dari Tempo.co.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today