Ditemukan dalam Keadaan Tak Bernyawa, Polisi Selidiki Penyebab Kematian ASN di Mataram

Pada hari Kamis pagi, seorang ASN ditemukan dalam keadaan tak bernyawa di sebuah kamar hotel. (Source: Ilustrasi/Shutterstock via Kompas.com)
0 0
Read Time:1 Minute, 47 Second

Pada hari Kamis pagi, 6 November 2025, telah ditemukan seorang aparatur sipil negara (ASN) dalam kondisi tak bernyawa di sebuah kamar hotel.

ASN yang memiliki inisial FII (53) itu ditemukan ketika tengah berada di salah satu kamar yang berada di Hotel Gading Guest House, Kota Mataram.

FII dikabarkan adalah salah seorang ASN yang bertugas di Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja atau DPMPTSP-Naker Kabupaten Lombok Utara.

Menurut pemeriksaan awal kepolisian, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada bagian tubuh korban. (Source: Ilustrasi/ANTARA/HO)

Mengutip Tempo.co, saat ini pihak Kepolisian Sektor Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), masih melakukan investigasi terkait insiden kematian yang menimpa seorang ASN tersebut.

Ajun Komisaris Mulyadi, selaku Kapolsek Mataram, mengungkapkan bahwa FII adalah seorang pejabat aktif yang bertugas di lingkungan Pemkab Lombok Utara.

“Korban, dari hasil identifikasi, diketahui merupakan ASN Lombok Utara yang saat ini menjabat di DPMPTSP-Naker,” kata Mulyadi melalui keterangan tertulis, hari Kamis, dilansir dari Tempo.co.

Mulyadi menjelaskan bahwa FII tiba di hotel itu pada pukul 03.45 Wita, bersama dengan salah seorang rekannya yang memiliki inisial AF.

Setibanya di hotel tersebut, korban bersama dengan rekannya langsung melakukan check-in dan menuju ke kamar untuk beristirahat.

Berdasarkan keterangan yang disampaikan oleh AF, ketika sampai di kamar hotel, korban masih dalam kondisi sehat serta tidak menunjukkan adanya gejala sakit.

Namun, pada sekitar pukul 07.00 Wita, ketika AF hendak membangunkan korban untuk bersiap keluar kamar, korban tidak merespons.

Dinukil dari Tempo.co, pada saat AF memeriksa tubuh rekannya itu, kondisinya sudah dingin serta membiru. Melihat kejadian yang telah menimpa rekannya itu, AF pun langsung membuat laporan kepada manajemen hotel serta pihak kepolisian.

“Menindaklanjuti laporan ini, personel Polsek Mataram bersama Unit Inafis Satreskrim Polresta Mataram langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memintai keterangan saksi, dan memasang garis polisi,” ujar Mulyadi, dalam laman Tempo.co.

Pihak kepolisian tidak mendapati adanya tanda-tanda kekerasan pada bagian tubuh korban, berdasarkan hasil pemeriksaan awal yang dilakukan di TKP.

“Jenazah korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Mataram guna dilakukan proses visum et repertum sebagai pemeriksaan medis awal,” katanya, dikutip dari Tempo.co.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today