Dikabarkan bahwa menjelang berlangsungnya periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, pihak Kementerian Perhubungan atau Kemenhub bakal kembali melaksanakan Program Mudik Gratis.
Dalam Program Mudik Gratis periode Nataru tahun ini, pemerintah bakal mempersiapkan total kuota sebanyak 33.039 penumpang serta 5.628 sepeda motor yang nantinya bisa menggunakan layanan mudik gratis lewat moda darat, kereta api, serta laut.

Dilansir dari Tempo.co, Dudy Purwagandhi, selaku Menteri Perhubungan, mendorong masyarakat agar dapat melakukan pendaftaran program tersebut sesegera mungkin.
“Pendaftaran sudah dibuka sejak 1 Desember 2025. Silakan manfaatkan fasilitas mudik gratis melalui website mudik.kemenhub.go.id. Kami berharap kuota ini bisa terisi maksimal dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” kata Dudy dalam keterangan tertulis, hari Sabtu, 13 Desember 2025, dikutip dari Tempo.co.
Dudy mengungkapkan bahwa Program Mudik Gratis adalah salah satu instrumen penting yang diinisiasi oleh pemerintah agar dapat menghadirkan perjalanan mudik yang selamat, aman, nyaman, serta terjangkau.
Dilaporkan bahwa dalam Program Mudik Gratis periode Nataru tahun ini, Kemenhub telah mempersiapkan sebanyak 70 unit bus untuk 10 rute dari Jakarta menuju ke berbagai kota yang berada di Pulau Jawa.
Diketahui bahwa menurut hasil evaluasi Angkutan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025, Dudy menyebut, ada sebanyak 94,67 juta pergerakan masyarakat yang telah tercatat, yang mana 17,18 juta di antaranya telah memanfaatkan layanan angkutan umum.
“Peralihan dari kendaraan pribadi, khususnya sepeda motor, ke angkutan umum sangat efektif untuk menekan potensi kecelakaan dan mengurangi beban jalan. Kami ingin masyarakat bisa berkumpul dengan keluarga di kampung halaman tanpa harus mengambil risiko di jalan,” kata Dudy, dalam laman Tempo.co.
Mengutip Tempo.co, Dudy meminta kepada masyarakat agar selalu mematuhi seluruh peraturan dan ketentuan keselamatan yang berlaku selama melaksanakan perjalanan mudik.
“Mudik adalah tradisi mulia untuk merajut silaturahmi. Karena itu, harus dipersiapkan dan dilaksanakan dengan selamat, aman, dan tertib,” ujarnya, dinukil dari Tempo.co.





