Dilaporkan bahwa telah terjadi insiden penemuan mayat seorang perempuan tanpa identitas yang berlokasi di tepi Pantai Pandanan, Dusun Pandanan, Desa Malaka, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara.
Peristiwa penemuan mayat perempuan tanpa identitas itu berlangsung pada hari Minggu pagi, 18 Januari 2026, yang mana saat ini tengah diselediki oleh pihak Kepolisian Resor atau Polres Lombok Utara.
Mengutip Tempo.co, IPTU I Komang Wilandra, selaku Kasat Reskrim Polres Lombok Utara, mengungkapkan bahwa mayat perempuan tanpa identitas itu ditemukan pertama kali oleh salah seorang warga yang berada di sekitar area tersebut.

“Korban ditemukan dalam kondisi tergeletak di tepi pantai oleh seorang warga yang sedang berjalan-jalan di sekitar proyek jalan Malaka Hill menuju Pantai Pandanan,” kata Komang, hari Minggu, 18 Januari 2026, dilansir dari Tempo.co.
Mendapati penemuan mayat tanpa identitas tersebut, saksi pun langsung memberikan laporan kepada Kepala Dusun Pandanan.
Tidak lama setelah itu, kepala dusun bersama dengan kepala desa setempat dan sejumlah anggota kepolisian tiba di lokasi kejadian.
“Hingga saat ini identitas korban belum diketahui dan masih dalam proses penyelidikan,” ujar Komang, dalam laman Tempo.co.
Setibanya di lokasi kejadian, pihak kepolisian langsung melakukan pengamanan, memasang garis polisi, serta menjalani proses olah TKP.
Kemudian, mayat perempuan tanpa identitas itu dievakuasi dan dibawa menuju ke Rumah Sakit Bhayangkara Mataram untuk dilakukan proses pemeriksaan lebih lanjut.
Ketika proses penyelidikan berlangsung, pihak kepolisian berhasil mendapati beberapa barang bukti yang diduga merupakan barang milik korban, yang mana di antaranya yakni satu buah pakaian dalam serta sebuah cincin.
“Selain mengevakuasi korban, kami juga melakukan penyisiran di sekitar area pantai bersama tim K9 dari Direktorat Samapta Polda NTB untuk mencari kemungkinan adanya barang bukti lain,” ujar Komang, dikutip dari Tempo.co.
Dinukil dari Tempo.co, pihak kepolisian melaksanakan proses investigasi dengan meminta beberapa keterangan yang diperoleh dari berbagai pihak, meliputi sejumlah saksi, warga yang pertama kali menemukan jenazah, kepala dusun, hingga kepala desa setempat.
Komang menyampaikan bahwa perihal penyebab kematian yang dialami oleh korban, saat ini pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan yang tengah dilakukan oleh tim medis.





