Pertemuan di Inggris, Prabowo dan PM Keir Starmer Mencapai Tiga Kesepakatan

Prabowo Subianto mencapai tiga kesepakatan selama pertemuan dengan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer di Inggris. (Sumber Foto : KBRI LONDON)
0 0
Read Time:1 Minute, 26 Second

Presiden Prabowo Subianto mencapai tiga kesepakatan selama pertemuan dengan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer di Inggris.

Pertama, Inggris membuat komitmen investasi sebesar 4 miliar poundsterling, atau setara sekitar Rp 90 triliun, dan kedua, memperkuat kerja sama di bidang maritim.

Terakhir, kolaborasi untuk membangun 1.582 kapal nelayan yang akan dibuat dan dibuat di Indonesia.

“Nah yang menariknya begini, jadi kapalnya ini nanti menurut Menteri Kelautan akan mempekerjakan sekitar 600 ribu orang. Kenapa? Karena nanti diproduksinya, dirakitnya di Indonesia,” ujar Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya, Kamis (22/1/2026).

Setelah itu, Prabowo bertemu dengan 24 profesor dari 24 universitas terkemuka di Inggris Raya, termasuk King’s College London, University of Oxford, Imperial College London, dan University of Edinburgh.

Pertemuan tersebut juga menghasilkan kerja sama dalam pendidikan tinggi, yang Prabowo berharap dapat menguatkan sumber daya manusia.

Kolaborasi untuk membangun 1.582 kapal nelayan yang akan dibuat dan dibuat di Indonesia. (Sumber Foto : Dok Biro Sekretariat Presiden)

Teddy menjelaskan bahwa kerja sama tersebut mencakup berbagai rencana, seperti mendorong lebih banyak mahasiswa Indonesia untuk kuliah di Inggris, mendirikan kampus Inggris di Indonesia, dan pertukaran dosen.

Diharapkan pertemuan Prabowo dengan Menteri Pendidikan Inggris dan perwakilan dari universitas terbaik di Inggris akan membantu meningkatkan peringkat universitas Indonesia di tingkat global.

“Intinya satu, yang pertama ada kerja sama pendidikan. Jadi Bapak Presiden ingin membuat 10 kampus baru di Indonesia, terutama di bidang kedokteran, kemudian di bidang STEM, science, technology, engineering, and mathematics, itu nanti beliau akan membuat di Indonesia,” ujar Teddy.

Teddy mengklaim bahwa setiap rangkaian kunjungan Prabowo ke negara lain selalu dirancang untuk menghasilkan keuntungan nyata bagi Indonesia.

“Intinya ini Bapak Presiden kalau ke luar negeri, itu beliau ingin ada yang didapatkan, ada produknya, ada hasilnya, ada dampak positifnya untuk Indonesia,” ujar Teddy.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today