TNI Mengambil Markas OPM Kodap XVI di Yahukimo

TNI Habema merebut markas utama Organisasi Papua Merdeka (OPM) Kodap XVI/Yahukimo. (Sumber Foto : Dokumentasi Satgas Media Habema)
0 0
Read Time:1 Minute, 40 Second

Di Jalan Gunung, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, pada hari Kamis (22/1/2026), Satuan Tugas Komando Operasi (Koops) TNI Habema merebut markas utama Organisasi Papua Merdeka (OPM) Kodap XVI/Yahukimo.

Patroli keamanan telah dimulai pada Rabu malam (21/1/2026) sebagai tanggapan atas berbagai ancaman dan tindakan yang dilakukan oleh kelompok separatis bersenjata OPM, yang dianggap dapat mengganggu stabilitas keamanan di daerah tersebut.

Kelompok OPM yang melakukan patroli di sekitar lokasi terlibat kontak tembak dengan pasukan TNI. (Sumber Foto : Istimewa)

Menurut Panglima Koops Habema, Mayjen TNI Lucky Avianto, keberhasilan ini adalah bukti komitmen TNI untuk menjaga kedaulatan NKRI dan melindungi masyarakat dari ancaman kelompok bersenjata.

“Keberhasilan merebut dua markas OPM Kodap XVI/Yahukimo ini menunjukkan kesiapsiagaan dan profesionalisme prajurit TNI di medan operasi,” kata Lucky dalam keterangannya, Sabtu (24/1/2026).

“Penguasaan Jalan Gunung menjadi langkah strategis untuk memutus ruang gerak dan jalur logistik OPM serta menjamin keamanan masyarakat di wilayah Yahukimo,” tegasnya.

Penembakan pesawat, penembakan kendaraan, pembakaran sekolah, dan penembakan terhadap warga sipil adalah beberapa aksi yang sering terjadi di sekitar Jalan Gunung.

Satgas Koops TNI Habema melakukan infiltrasi ke dua lokasi yang diduga menjadi pusat OPM: Markas Sisibia dan Markas Yalenang.

Pada Kamis dini hari, kelompok OPM yang melakukan patroli di sekitar lokasi terlibat kontak tembak dengan pasukan TNI.

Dilaporkan bahwa beberapa anggota OPM Kodap XVI/Yahukimo tewas, termasuk salah satu tokoh utama kelompok.

Satgas Koops TNI Habema juga memperoleh sejumlah senjata api.

Selain senjata api, aparat menemukan dan menyita berbagai barang bukti lainnya, termasuk amunisi, telepon genggam, perangkat navigasi, alat komunikasi, senjata tajam, perlengkapan panah, bendera Bintang Kejora, dan dokumen TPNPB Kodap XVI/Yahukimo.

Setelah perang berakhir, Satgas Koops TNI Habema berhasil mengambil alih Markas Sisibia dan Yalenang, yang sebelumnya dianggap sebagai tempat kegiatan OPM Kodap XVI/Yahukimo.

Lucky mengatakan bahwa patroli keamanan tersebut dapat berjalan dengan aman dan terkendali karena dukungan dari semua bagian masyarakat.

TNI berharap upaya ini dapat melemahkan OPM dan meningkatkan rasa aman bagi warga di Kabupaten Yahukimo dan sekitarnya di masa mendatang.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today