200 Perusahaan Penipuan Kamboja Ditutup Setelah Penggerebekan Besar, Ribuan Penipuan Ditangkap

Kamboja menutup hampir 200 pusat penipuan, meningkatkan upaya melawan kejahatan penipuan lintas negara. (Sumber Foto : AFP)
0 0
Read Time:2 Minute, 20 Second

Dalam beberapa pekan terakhir, Kamboja menutup hampir 200 pusat penipuan, meningkatkan upaya melawan kejahatan penipuan lintas negara.

Bahkan dalam kasus yang jarang terjadi, pihak berwenang bahkan memberikan media kesempatan untuk melihat langsung salah satu fasilitas tersebut.

Langkah ini dilakukan untuk menunjukkan bahwa pemerintah benar-benar berkomitmen untuk membongkar skema penipuan canggih yang menargetkan korban di berbagai negara, ratusan tempat ditutup, individu bersalah ditangkap.

“Ada sekitar 190 lokasi yang kini telah kami segel,” kata Chhay Sinarith, menteri senior dan ketua Komisi Pemberantasan Penipuan Online Kamboja, sebagaimana dilansir The Independent Rabu (11/2/2026).

Ia juga menyatakan bahwa 173 individu yang memiliki hubungan langsung dengan pusat-pusat tersebut telah ditangkap.

Selain itu, 11.000 karyawan juga diusir. Kampanye ini dimulai pada akhir tahun lalu karena tekanan internasional yang signifikan, termasuk tuduhan AS dan ekstradisi China terhadap seorang tersangka raja penipuan kelahiran China.

Selain itu, operasi ini mengungkapkan apa yang Amnesty International sebut sebagai “krisis kemanusiaan.”

Dalam beberapa pekan terakhir, dilaporkan bahwa ribuan karyawan pusat penipuan, yang sebagian besar adalah korban perdagangan manusia yang ditahan dalam kondisi yang mengerikan, melarikan diri dari kompleks-kompleks tersebut karena putus asa dan ingin kembali ke negara asal mereka.

Kompleksitas penipuan terungkap

Wartawan melihat ruang kerja besar yang dipenuhi dengan komputer dan dokumen yang berisi metode untuk menipu korban di Thailand saat mereka mengunjungi kompleks besar di Provinsi Kampot.

173 individu yang memiliki hubungan langsung dengan pusat-pusat tersebut telah ditangkap. (Sumber Foto : AFP)

Selain itu, fasilitas tersebut memiliki kantor polisi India palsu dan bilik panggilan telepon, yang menunjukkan betapa kompleks dan terorganisirnya skema penipuan tersebut.

Kedutaan Besar India di Phnom Penh belum memberikan pernyataan terkait temuan tersebut.

Tidak ada orang yang ditangkap di kompleks kasino

Menurut otoritas, tidak ada orang yang ditangkap di My Casino, kompleks kasino Kampot.

Setelah penahanan seorang bos yang diduga taipan bernama Ly Kuong, karyawan dilaporkan melarikan diri. Polisi mengatakan mereka tidak memiliki cukup personel untuk menahan karyawan yang melarikan diri.

“Kami hanya memiliki sekitar 1.000 polisi di seluruh provinsi dan ada sekitar 300 polisi militer,” kata Mao Chanmothurith, kepala kepolisian provinsi Kampot saat penggerebekan yang diatur pemerintah.

Dia juga menyatakan, “Bahkan jika kedua pasukan digabungkan, kami tetap tidak bisa menghentikan mereka karena ada sekitar 6.000 sampai 7.000 orang saat mereka meninggalkan tempat ini.”

Fokus global

Kunjungan media ini terjadi seminggu setelah pejabat Thailand membawa delegasi asing dan media melihat kompleks lain di wilayah Kamboja yang dibom dan diduduki oleh pasukan Thailand selama konflik perbatasan pada bulan Desember.

Di lokasi tersebut, Reuters menemukan konten serupa, termasuk tumpukan dokumen penipuan dan kantor polisi palsu dari berbagai negara.

Kompleks penipuan telah meremehkan Kamboja selama bertahun-tahun, dan upaya sebelumnya gagal menghentikannya.

Namun, pejabat sekarang menyatakan bahwa kampanye terbaru ini, yang berfokus pada penutup lokasi dan penahanan individu-individu penting dari jaringan kriminal, memiliki cakupan yang lebih luas.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today