Seluruh PMI yang Berada di Kawasan Timur Tengah Dipastikan Pemprov NTB dalam Kondisi Aman

Pemprov NTB memastikan bahwa seluruh pekerja migran dari wilayahnya yang berada di sejumlah negara di Timur Tengah dalam kondisi yang aman. (Source: Ilustrasi/Pixabay via Beritanasional.com)
0 0
Read Time:1 Minute, 42 Second

Pihak Pemerintah Provinsi atau Pemprov Nusa Tenggara Barat (NTB) memastikan bahwa seluruh pekerja migran dari wilayahnya yang saat ini tengah bekerja di sejumlah negara di Timur Tengah dalam kondisi yang aman.

Ahsanul Khalik, selaku Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik NTB, mengungkapkan bahwa kepastian tersebut didapatkan pada saat setelah pihak pemerintah daerah melakukan koordinasi bersama dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi NTB.

Dari total 155 PMI asal NTB di Timur Tengah, 144 orang di Arab Saudi, 10 orang di UEA, dan satu orang di Kuwait. (Source: Ilustrasi/iStockphoto via Kompas.com)

“Seluruh PMI asal NTB berada dalam kondisi baik dan tidak berada di zona yang terdampak langsung konflik. KBRI dan KJRI terus memantau mereka sesuai wilayah penempatan,” ujar Ahsanul melalui keterangan tertulis, hari Selasa, 3 Maret 2026, dilansir dari Tempo.co.

Mengutip Tempo.co, menurut data yang dikeluarkan oleh pihak Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia atau P2MI, dilaporkan bahwa terdapat sebanyak 155 Pekerja Migran Indonesia dari NTB yang saat ini tengah bekerja di berbagai negara di wilayah Timur Tengah.

Dari total 155 pekerja migran asal NTB yang bekerja di Timur Tengah, di antaranya terdiri dari 144 orang di Arab Saudi, 10 orang di Uni Emirat Arab, serta satu orang di Kuwait.

Seluruh Pekerja Migran Indonesia atau PMI tersebut diketahui telah bekerja di sejumlah sektor yang terdapat di negara-negara itu, seperti jasa layanan personal, domestik maupun konstruksi, industri pengolahan, pertambangan, dan bidang kesehatan serta sosial.

Melihat situasi konflik di wilayah Timur Tengah yang saat ini telah mengalami peningkatan, Ahsanul menyatakan bahwa Pemprov NTB bakal terus menjalin komunikasi aktif bersama dengan pemerintah pusat serta sejumlah perwakilan Republik Indonesia yang berada di luar negeri.

Hal ini bertujuan agar dapat memastikan keselamatan dari seluruh warga NTB yang posisinya tengah berada di kawasan tersebut.

Dinukil dari Tempo.co, pemerintah daerah sebelumnya telah meminta kepada seluruh pihak keluarga PMI agar tetap tenang dan tidak mudah percaya dengan berbagai macam informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.

“Koordinasi kami lakukan secara intensif. Jika situasi berkembang, kami akan segera menyampaikan informasi resmi kepada masyarakat,” ujar Ahsanul, dalam laman Tempo.co.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today