Cegah Kemacetan di Area Puncak Bogor, Polisi Bakal Terapkan Sistem One Way Parsial

Sistem one way parsial bakal mulai diberlakukan oleh pihak Satuan Lalu Lintas Polres Bogor di jalan menuju ke Puncak, Bogor, Jawa Barat. (Source: Ilustrasi/Dok. ANTARA FOTO)
0 0
Read Time:1 Minute, 30 Second

Dikabarkan bahwa sistem satu arah (one way) parsial bakal mulai diberlakukan oleh pihak Satuan Lalu Lintas Polres Bogor di jalan menuju ke area wisata Puncak, Bogor, Jawa Barat.

Pemberlakuan sistem ini dilaksanakan oleh pihak kepolisian dengan tujuan untuk mencegah terjadinya peningkatan volume kendaraan menjelang periode mudik Lebaran 2026.

Pemberlakuan sistem ini dilaksanakan untuk mencegah terjadinya peningkatan volume kendaraan menjelang periode mudik Lebaran 2026. (Source: Ilustrasi/Detik.com/Solihin)

Dilansir dari Tempo.co, Inspektur Satu Ardian Novianto, selaku Kepala Bagian Operasi Satlantas Polres Bogor, mengungkapkan bahwa penerapan sistem one way parsial ini bakal berfokus pada sejumlah titik di sepanjang jalur menuju Puncak yang rawan mengalami kemacetan.

“Pemberlakuan rekayasa ini bersifat situasional dan bergantung pada kondisi lapangan,” ujarnya dalam keterangan tertulis, hari Minggu, 15 Maret 2026, dikutip dari Tempo.co.

Dilaporkan bahwa ada enam titik yang bakal diutamakan pengawasannya karena sering kali terjadi kemacetan, di antaranya yakni Pasir Muncang, Simpang Megamendung, Pasar Cisarua, Simpang Lokawiratama, Jatiwangi, dan Gunung Mas.

Ardian menyampaikan bahwa sistem one way parsial ini berbeda dengan sistem one way penuh, yang mana sistem one way parsial bakal diberlakukan secara lokal di titik yang mengalami kemacetan saja, dengan durasi kurang lebih selama 30 menit.

“Tujuan utamanya untuk mengurai antrean kendaraan agar tidak menumpuk terlalu lama. Setelah arus cair dan beban volume kendaraan berkurang, jalur segera dibuka kembali secara normal dua arah,” katanya, dalam laman Tempo.co.

Walaupun demikian, Ardian menyatakan bahwa pihaknya akan tetap mempersiapkan skenario cadangan apabila terjadinya peningkatan jumlah kendaraan secara drastis.

Mengutip Tempo.co, jika hal itu terjadi, maka pihak kepolisian bakal mulai menerapkan sistem one way penuh di sepanjang Simpang Gadog sampai ke perbatasan wilayah Cianjur.

“Namun rekayasa lalu lintas skala masif semacam ini umumnya baru diaktifkan saat arus kendaraan menyentuh titik puncak pada H-3 atau H-2 Lebaran,” katanya, dinukil dari Tempo.co.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today