Prabowo Kritik Belanja Daerah yang Tidak Produktif, Menunjukkan Kepala Daerah Memiliki Mobil Seharga 8 Miliar

Prabowo Subianto menekankan penggunaan anggaran di tingkat daerah, yang menurutnya masih kurang efisien dan produktif. (Sumber Foto : Dok. Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)
0 0
Read Time:1 Minute, 36 Second

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menekankan penggunaan anggaran di tingkat daerah, yang menurutnya masih kurang efisien dan produktif.

Prabowo bahkan menyinggung adanya kepala daerah yang memiliki mobil dinas seharga Rp 8 miliar.

“Banyak pejabat itu menurut saya ini tidak efisien. Anda lihat sendiri. Kita buka-bukaan ya. Ada kabupaten, eh pemerintah daerah dia beli mobil dinas gubernur berapa? Rp 8 miliar,” kata Prabowo saat diskusi dengan jurnalis di kediamannya Kawasan Hambalang, Bogor, dikutip dari siaran pers Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI pada Kamis (19/3/2026).

Prabowo mengungkapkan bahwa mobil dinas Maung yang dia pakai memiliki harga yang jauh lebih rendah.

Selain itu, dia menyatakan bahwa Maung yang dia pakai adalah kendaraan dinas yang dibuat di dalam negeri.

Prabowo bahkan menyinggung adanya kepala daerah yang memiliki mobil dinas seharga Rp 8 miliar. (Sumber Foto : Antara)

“Saya Presiden Indonesia. Saya pakai mobil Maung buatan Indonesia. Harganya 700 juta itu. Mungkin karena ini presiden, ada anti peluru, mungkin jadi 1 miliar, tapi tidak sampai 8 miliar. Kita selidiki semua, efisiensi,” tegasnya.

Prabowo menunjukkan pada kesempatan itu bahwa banyak kebutuhan masyarakat yang belum terpenuhi, seperti pembangunan jembatan desa.

Kepala Negara menyayangkan bahwa anggaran daerah terus digunakan untuk hal-hal yang tidak penting.

“Banyak biaya yang harusnya dilaksanakan oleh kabupaten dan provinsi tidak dilaksanakan. Contoh tadi jembatan, jembatan desa, rakyat harus teriak, presiden harus turun tangan. Maaf, ada dana desa, ke mana dananya? Bupati ke mana, dana gubernur? Tapi oke lah, saya ambil tanggung jawab. Jadi, kita harus terbuka, kita harus fair,” ujar Prabowo.

Prabowo juga menekankan bahwa kepala daerah harus sadar dan bertanggung jawab atas pengelolaan anggaran publik.

Ia menekankan bahwa anggaran harus digunakan untuk kepentingan umum.

“Habis itu kunjungan kerja-kunjungan kerja, sudahlah itu yang kita minta. Kesadaran, rasa tanggung jawab, iya kan?” lanjutnya.

Selanjutnya, ia mengingatkan bahwa tugas utama kepala daerah adalah membantu masyarakat, bukan hanya menghabiskan anggaran.

“Bupati kerja untuk rakyatmu, gubernur kerja untuk rakyatmu, itu yang kita minta,” tambah Prabowo.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today