Pada hari Sabtu, 4 April 2026, telah terjadi sebuah insiden kecelakaan kerja yang menewaskan salah seorang pria di Desa Kebonagung, Sidoharjo, Wonogiri, Jawa Tengah.
Dalam insiden kecelakaan kerja tersebut, seorang pria yang diketahui memiliki inisial FLA (20), dilaporkan tewas akibat terkena sengatan listrik ketika tengah memasang kabel jaringan Wireless Fidelity (WiFi).

Mengutip Tempo.co, Ajun Komisaris Anom Prabowo, selaku Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polres Wonogiri, telah memberikan konfirmasi terkait insiden kecelakaan kerja yang menewaskan FLA.
“Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka serius. Bahkan, pakaian yang dikenakan korban sempat terbakar akibat sengatan listrik yang sangat kuat,” kata Anom kepada para wartawan, hari Sabtu, 4 April 2026, dilansir dari Tempo.co.
Ketika insiden berlangsung, korban bersama dengan dua orang temannya dikabarkan tengah melakukan pemasangan jaringan WiFi di wilayah tersebut.
Kemudian, salah seorang teman FLA bertugas untuk memegang dan menjaga agar tangga tetap dalam kondisi stabil, sedangkan korban menaiki tangga tersebut sembari membawa kabel jaringan yang bakal dipasang.
Tetapi, ketika hendak memasang kabel jaringan tersebut, korban secara tidak sengaja diduga telah mengenai salah satu kabel listrik bertegangan tinggi.
Dilaporkan bahwa sengatan itu mengenai bagian kepala korban hingga mengakibatkannya terjatuh karena kehilangan kendali.
Teman korban yang menyaksikan insiden itu pun langsung meminta bantuan dan memberikan laporan kepada pihak kepolisian yang berada di dekat lokasi kejadian.
“Petugas dari Kepolisian Sektor atau Polsek Sidoharjo, Wonogiri langsung menuju lokasi untuk olah tempat kejadian perkara serta mengumpulkan keterangan dari para saksi yang berada di sekitar lokasi,” ujar Anom, dalam laman Tempo.co.
Dinukil dari Tempo.co, Anom diketahui telah menyampaikan duka mendalam atas insiden kecelakaan kerja yang telah menewaskan FLA.
“Penggunaan perlengkapan keselamatan kerja yang sesuai standar dinilai sangat penting untuk mencegah kejadian serupa terulang,” tambah Anom, dikutip dari Tempo.co.






