KJRI Tegaskan Tidak Ada WNI Menjadi Korban Penembakan di Masjid San Diego

Tidak ada warga negara Indonesia (WNI) yang tewas dalam penembakan di (ICSD). (Sumber Foto : AFP/ZOE MEYERS)
0 0
Read Time:1 Minute, 21 Second

Menurut Konsulat Jenderal Amerika Serikat (KJRI) di San Francisco, California, tidak ada warga negara Indonesia (WNI) yang tewas dalam penembakan di Islamic Center of San Diego (ICSD) di California pada hari Senin (18/5).

Untuk memastikan kondisi WNI menyusul peristiwa itu, Konsul Penerangan dan Sosial Budaya KJRI San Francisco Afina Burhanuddin mengatakan pihaknya terus berkomunikasi dengan komunitas Muslim Indonesia, menurut Antara.

Pejabat negara bagian tengah dan federal menyelidiki kasus itu dan meminta informasi tambahan. (Sumber Foto : AFP)

Ia menyatakan bahwa penembakan, yang terjadi sekitar pukul 11.40 waktu setempat (Selasa, 01.40 WIB), menewaskan lima orang, termasuk seorang petugas keamanan dan dua tersangka berusia 17 dan 19 tahun.

Afina mengatakan bahwa polisi lokal belum membuat pernyataan resmi tentang kasus tersebut, dan alasan penembakan masih diselidiki.

“Namun, Departemen Kepolisian San Diego menduga bahwa serangan ini ada kaitannya dengan serangan kebencian terhadap komunitas Muslim,” kata Alfina.

Pemerintah federal dan pemerintah negara bagian AS telah memperhatikan kasus itu, katanya.

Tiga orang yang tewas adalah laki-laki, kata Kepala Kepolisian San Diego Scott Wahl.

Ia menyatakan bahwa untuk menangani kasus tersebut, pihaknya bekerja sama dengan biro penyelidik federal FBI.

Wahl mengklaim bahwa karena lokasi kejadian berada di pusat kegiatan Islam, penyelidikan akan menghasilkan dugaan kejahatan kebencian.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menggambarkan peristiwa tersebut sebagai “situasi yang mengerikan”.

Trump menyatakan bahwa pejabat negara bagian tengah dan federal menyelidiki kasus itu dan meminta informasi tambahan.

“Yang terjadi adalah situasi yang mengerikan. Saya telah menerima pembaruan informasi awal, dan kami akan terus memantaunya dengan cermat,” ujar Trump, seperti dikutip Anadolu.

Sekitar 15 kilometer dari pusat kota, ICDS adalah pusat aktivitas Muslim terbesar di San Diego.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today