Sempat Dinyatakan Menghilang, Seorang Jemaah Haji Indonesia Ditemukan dalam Kondisi Wafat

Jemaah haji Indonesia yang sempat dinyatakan hilang, telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. (Source: Ilustrasi/Joss.co.id)
0 0
Read Time:1 Minute, 59 Second

Dikabarkan bahwa seorang jemaah haji Indonesia yang sebelumnya sempat dinyatakan menghilang di Arab Saudi, saat ini telah ditemukan namun dalam kondisi meninggal dunia, ungkap Kementerian Haji dan Umrah atau Kemenhaj.

Mendengar kabar terkait meninggalnya salah seorang jemaah haji Indonesia yang diketahui bernama Muhammad Firdaus (72) dari Kloter JKG-27, pihak Kemenhaj pun langsung menyampaikan ungkapan duka citanya.

Dilansir dari Tempo.co, Mohammad Hasan Afandi, selaku Kepala Biro Hubungan Masyarakat Kemenhaj, menyampaikan bahwa jemaah haji tersebut ditemukan dalam kondisi meninggal dunia usai dicari oleh pihak berwenang Arab Saudi bersama dengan tim lapangan dari Indonesia.

Kepala Biro Hubungan Masyarakat Kemenhaj Mohammad Hasan Afandi menyebut, jemaah itu ditemukan setelah dicari oleh pihak berwenang Arab Saudi dan tim lapangan Indonesia. (Source: Kombi.id)

“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Kami segenap PPIH Arab Saudi menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya almarhum. Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat dan ampunan-Nya kepada almarhum, dan memberikan kesabaran kepada keluarga yang ditinggalkan,” ujar Hasan melalui keterangan resminya di Mekah, hari Jumat, 22 Mei 2026, dikutip dari Tempo.co.

Hasan mengucapkan rasa terima kasihnya kepada seluruh pihak, meliputi keluarga almarhum, KJRI Jeddah, pihak berwenang Arab Saudi, pihak rumah sakit Arab Saudi, petugas haji, dan masyarakat Indonesia, yang telah memberikan doa selama berlangsungnya proses pencarian.

Hasan juga meminta kepada seluruh jemaah maupun petugas di lapangan agar saling meningkatkan kepedulian antara satu sama lain, khususnya kepada jemaah lansia, disabilitas, perempuan, hingga sejumlah jemaah yang memiliki kondisi kesehatan tertentu.

“Bila melihat jemaah berjalan sendirian, tampak kebingungan, kelelahan, atau terpisah dari rombongan, segera sapa dan tanyakan kondisinya. Jika jemaah tersebut tidak mengetahui arah tujuan atau membutuhkan bantuan, antarkan ke petugas terdekat, pos layanan, atau laporkan kepada petugas sektor dan kloter,” ucap Hasan, dalam laman Tempo.co.

Kemenhaj pun kembali mengingatkan kepada seluruh jemaah yang tengah membutuhkan bantuan untuk segera menyampaikan kondisinya kepada para petugas di lapangan.

Sebelumnya, Ichsan Marsha, selaku Juru bicara Kemenhaj, mengungkapkan bahwa pihaknya memperoleh laporan terkait hilangnya seorang jemaah haji Indonesia yang bernama Muhammad Firdaus itu pada hari Sabtu, 16 Mei 2026 lalu, melalui Kanal Kawal Haji.

Mengutip Tempo.co, pihak pemerintah kemudian langsung mengumpulkan rekaman kamera pengawas (CCTV) serta berbagai informasi dari jemaah haji lainnya.

“Dan juga dari CCTV hotel pada jam 09.04 waktu Arab Saudi, yang bersangkutan keluar dari hotel sendirian tanpa membawa pengenal apa pun, kecuali gelang haji, dengan pakaian putih dan sarung hitam,“ kata Ichsan, dinukil dari Tempo.co.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today