Harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi PT Pertamina (Persero) akan kembali disesuaikan mulai 1 Juni 2026 di seluruh jaringan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Pertamina.
Informasi resmi yang diberikan oleh Pertamina Patra Niaga menunjukkan bahwa ada perubahan harga pada sejumlah produk BBM.
Harga Pertamax, Pertalite, dan Pertamax Green tetap sama, sementara Dexlite dan Pertamina Dex menurun. Sebaliknya, harga Pertamax Turbo naik Rp 850 per liter.
Penyesuaian harga BBM non-subsidi ini tidak terlepas dari pergerakan harga minyak mentah dunia dan fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS), yang menjadi salah satu faktor utama dalam penentuan harga jual BBM di dalam negeri.
Menurut data Refinitiv, harga minyak Brent rata-rata akan naik 1,22% di bulan Mei 2026 ke level 103,71 USD per barel.

Harga minyak acuan West Texas Intermediate (WTI) saat ini sebesar 98,42 USD per barel, meningkat tipis 0,37% dari harga rata-rata April 2026 sebesar 98,06 USD per barel.
Harga BBM Pertamina di seluruh SPBU Jabodetabek hingga Juni 2026 adalah sebagai berikut:
- Pertalite: Rp10.000/liter tetap
- Maksimum: Rp 12.300/liter, tidak berubah
- Pertamax Green: Harga konstan Rp 12.900/liter
- Pertamax Turbo naik sebesar Rp 850 per liter dari Rp 19.900 per liter menjadi Rp 20.750 per liter.
- Pertamina Dex turun Rp 3.100 per liter dari harga 27.900 per liter menjadi 24.800 per liter.
- Dexlite turun dari 26.000 menjadi 23.000 per liter, turun 3.000 rupiah per liter.






