Melakukan pengonsumsian berbagai macam jenis makanan di larut malam memang terasa sangat nikmat serta memuaskan bagi sebagian besar masyarakat.
Tetapi, yang sering tidak disadari sebagian besar masyarakat adalah kebiasaan mengonsumsi makanan di larut malam ternyata memiliki berbagai macam risiko yang berdampak bagi kesehatan.
Diketahui bahwa sebagian besar orang menganggap jika makan pada saat tengah malam merupakan hal yang biasa, padahal kebiasaan itu memiliki dampak serius terhadap tubuh.

Dilansir dari tempo.co, berikut merupakan sejumlah risiko kesehatan yang diperoleh akibat kebiasaan mengonsumsi makanan di larut malam.
- Meningkatkan berat badan
Berdasarkan informasi yang dikutip dari laman Universitas Muhammadiyah Surabaya atau UMS, Firman, yang merupakan dosen dari Fakultas Ilmu Kesehatan UMS, mengungkapkan bahwa salah satu dampak negatif yang diperoleh ketika makan larut malam yaitu adanya peningkatan terhadap berat badan atau obesitas.
Menurut sebuah penelitian yang tercantum di dalam jurnal Obesity, memperlihatkan bahwa orang yang secara rutin mengonsumsi makanan ketika larut malam cenderung memiliki indeks massa tubuh atau BMI yang lebih tinggi serta berisiko mengalami obesitas yang lebih besar bila dibandingkan dengan mereka yang tidak makan di malam hari.
- Mengganggu pola tidur
Kebiasaan mengonsumsi makanan di larut malam juga dapat memberikan gangguan terhadap pola tidur. Pengonsumsian makanan berat ataupun berlemak ketika menjelang waktu tidur kerap kali mengakibatkan gangguan pada bagian pencernaan, melipuri di antaranya yaitu rasa mulas serta tidak nyaman ketika berbaring.
Proses pencernaan yang aktif pada waktu malam hari juga diketahui bisa menjadi pemicu produksi asam lambung berlebih, yang di mana hal tersebut memiliki potensi untuk mengakibatkan munculnya penyakit Gastroesophageal Reflux Disease atau GERD.
- Meningkatkan risiko diabetes tipe 2
Dampak dari pengonsumsian makanan di larut malam lainnya yang perlu diperhatikan yaitu kesehatan metabolik. Menurut hasil dari sejumlah studi memperlihatkan bahwa kebiasaan mengonsumsi makanan ketika larut malam secara berlebihan, khususnya hidangan yang memiliki kandungan tinggi gula serta lemak, bisa mengakibatkan peningkatan pada gula darah serta meningkatkan risiko terkenanya diabetes tipe 2.
Firman menjelaskan, menurut sebuah riset yang dirilis di The American Journal of Clinical Nutrition, menunjukkan bahwa kebiasaan makan ketika larut malam dapat mengacaukan ritme sirkadian tubuh, yang di mana hal tersebut dapat memberikan peningkatan terhadap resistensi insulin, faktor utama yang menjadi pemicu dari diabetes tipe 2.








