Akibat Hujan Deras, Sejumlah Desa di Bogor Dilanda Banjir dan Tanah Longsor

Kabupaten Bogor tengah diguyur oleh hujan deras yang mengakibatkan sejumlah wilayah tergenang banjir, serta tanah longsor. (Source: Dok. Istimewa via CNNIndonesia.com)
0 0
Read Time:1 Minute, 36 Second

Sejak hari Sabtu malam, 6 Juli 2025, Kabupaten Bogor tengah diguyur oleh hujan deras yang mengakibatkan sejumlah wilayah tergenang banjir, serta tanah longsor.

Rudy Susmanto, selaku Bupati Bogor, mengungkapkan bahwa menurut data sementara, terdapat total 18 Kecamatan serta 33 Desa/kelurahan yang saat ini tengah digenangi oleh banjir.

“Di antaranya terbanyak bencana bencana longsor yakni di 21 titik dan 7 titik bencana banjir,” ujar Rudy melalui keterangan tertulis pada Minggu, 6 Juli 2025, dikutip dari tempo.co.

Bupati Bogor Rudy Susmanto menyebut, sejumlah anggota telah dikerahkan ke beberapa lokasi terdampak. (Source: Dok. Pemkab Bogor)

Dilansir dari tempo.co, Rudy menjelaskan bahwa titik banjir pertama berlokasi di Kecamatan Megamendung, meliputi Desa Cipayung, Desa Cipayung Girang, serta Desa Gadog.

Sedangkan di Desa Sukamahi serta Desa Megamendung dilanda oleh tanah longsor yang mengakibatkan tewasnya 1 korban jiwa. “Korban sempat dilaporkan hilang, saat ini telah berhasil dievakuasi,” ujar dia, dilansir dari tempo.co.

Kemudian, untuk titik banjir lainnya terletak di wilayah Kecamatan Cisarua, di antaranya adalah Desa Kopo, Desa Tugu Utara, serta Desa Tugu.

Di daerah tersebut juga diketahui terjadi bencana tanah longsor yang mengakibatkan rusaknya 3 akses jalan serta 1 rumah warga.

Lalu, luapan air yang berasal dari kawasan Rest Area Gunung Mas diketahui telah menenggelamkan sejumlah permukiman warga, yang di mana menyebabkan 2 rumah rusak berat.

“Sementara Desa Ciburial menyebabkan dua korban jiwa, yang saat ini korban masih dalam proses pencarian,” tutur Rudy, dalam laman tempo.co.

Dilaporkan bahwa banjir juga melanda Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang yang mengakibatkan beberapa pecinta alam tidak dapat turun dari jalur pendakian, yang di mana saat ini para pendaki tersebut sudah berhasil di evakuasi.

Rudy mengatakan bahwa pihaknya telah mengerahkan sejumlah anggota ke beberapa lokasi terdampak untuk melakukan evakuasi, pendataan, serta penanganan darurat, seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Tim Reaksi Cepat (TRC), dan Tim Mata Garuda.

Rudy meminta agar seluruh masyarakat yang berada di wilayah Bogor tetap waspada mengenai potensi terjadinya banjir serta longsor susulan.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today