Pada hari Kamis, 10 Juli 2025, salah seorang warga Desa Karangligar Kabupaten Karawang, Jawa Barat, ditemukan dalam keadaan tewas di sekitar area persawahan yang tengah tergenang oleh banjir.
Diketahui bahwa warga tersebut bernama Amin, yang memiliki usia 60 tahun. Korban sebelumnya dilaporkan telah menghilang ketika tengah mencari keberadaan bebek peliharaannya.
Dilansir dari tempo.co, Ajun Komisaris Besar Fiki Novian Ardiansyah, selaku Kapolres Karawang, mengungkapkan bahwa laporan mengenai orang hilang tersebut diterima oleh pihak kepolisian pada hari Rabu, sehari sebelum korban ditemukan.

Fiki mengatakan bahwa pada saat laporan tersebut diterima, tim gabungan langsung dikerahkan untuk melaksanakan upaya pencarian dengan menggunakan perahu karet yang diberikan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD setempat.
Kemudian, pada hari Kamis siang korban berhasil ditemukan, tetapi dalam keadaan sudah tidak bernyawa. “Korban ditemukan sekitar 300 meter ke arah barat dari titik lokasi awal diduga tenggelam,” kata Fiki, dikutip dari tempo.co.
Fiki mengimbau kepada para warga yang terkena dampak banjir di wilayah Karawang agar selalu meningkatkan kewaspadaan dan apabila terjadi keadaan darurat, segera memberikan laporan kepada pihak petugas.
Dilaporkan bahwa bencana banjir yang saat ini tengah menggenangi Desa Karangligar, telah terjadi sejak hari Minggu.
Selain menggenangi kediaman penduduk dan area sawah, banjir tersebut diketahui juga telah menenggelamkan jalan raya dan fasilitas pendidikan.
Banjir ini disebabkan oleh meluapnya sejumlah sungai yang berada di sekitar wilayah tersebut karena curah hujan yang tinggi. Sejumlah sungai tersebut di antaranya adalah Sungai Cibeet, Citarum, serta Cidawolong.
Berdasarkan catatan yang dikeluarkan oleh BPBD Karawang, banjir yang terjadi di Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat, telah menggenangi dua dusun, yaitu Kampek serta Pangasinan. Akibatnya, sebanyak 1.449 jiwa yang terdiri dari 1.118 keluarga terkena dampak.






