Kapolri: Mereka Bekerja Keras, Prabowo Minta Polisi Terluka Naik Pangkat

Presiden Prabowo Subianto meminta Sigit untuk memberikan kenaikan pangkat yang signifikan kepada para polisi yang jadi korban demonstrasi. (Sumber Foto : Kompas.com)
0 0
Read Time:1 Minute, 47 Second

Polisi yang menjadi korban demonstrasi ricuh beberapa hari belakangan ini telah bekerja keras dalam menjalankan tugas negara, kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Oleh karena itu, Presiden Prabowo Subianto meminta Sigit untuk memberikan kenaikan pangkat yang signifikan kepada para polisi yang menjadi korban demonstrasi ricuh ini.

Setelah mendampingi Prabowo menjenguk anggota polisi dan masyarakat yang menjadi korban demonstrasi di RS Polri, Jakarta Timur, Senin (1/9/2025), Sigit mengatakan hal itu.

“Alhamdulillah hari ini Bapak Presiden menjenguk keluarga besar Polri yang kemarin menjadi korban pada saat terjadi aksi kerusuhan. Dan beliau melihat satu per satu, dan beliau sangat prihatin. Dan beliau memerintahkan kepada saya untuk memberikan penghargaan terbaik bagi prajurit-prajurit yang sudah menjadi korban dalam melaksanakan tugas negara,” ujar Sigit.

Sebagaimana disampaikan oleh Sigit, polisi akan memberikan kenaikan pangkat sekaligus memberikan pelatihan kepada mereka.

Polisi yang menjadi korban demonstrasi ricuh beberapa hari belakangan ini telah bekerja keras dalam menjalankan tugas negara. (Sumber Foto : Kumparan)

Dia menyatakan bahwa para polisi yang terluka ini telah bekerja keras hingga mereka menjadi korban.

“Oleh karena itu, kita diminta dan diperintahkan untuk menaikkan pangkat, menyekolahkan, dan memberikan penghargaan terbaik untuk prajurit-prajurit kita yang sudah bekerja keras dan menjadi korban,” tuturnya.

“Tentunya kami mewakili keluarga besar institusi Polri mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bapak Presiden,” imbuh Sigit.

Sebelumnya, Prabowo memerintahkan Kapolri Sigit untuk memberikan kenaikan pangkat yang signifikan kepada para polisi yang terluka sebagai akibat dari demonstrasi ricuh yang terjadi beberapa hari terakhir.

Pasalnya, demonstrasi di Jakarta menyebabkan puluhan polisi terluka.

“Saya sampaikan ke Kapolri, saya minta semua petugas dinaikkan pangkat luar biasa,” ujar Prabowo di RS Polri, Jakarta Timur, Senin (1/9/2025).

Prabowo menyatakan bahwa mereka harus diberi kenaikan pangkat karena telah berjuang untuk negara di lapangan.

Dia juga menyatakan bahwa mereka membela rakyat dalam menghadapi tindakan anarkis.

“Karena bertugas di lapangan, membela negara, membela rakyat, menghadapi anarki-anarki. Kalau demonstran murni yang baik justru oleh aparat harus dilindungi,” jelasnya.

“Hak menyampaikan pendapat dijamin oleh UU. Tapi ada ketentuannya. Demonstrasinya harus damai, harus sesuai UU, jadi UU mengatakan kalau mau demonstrasi harus minta izin, dan izin harus dikasih dan berhentinya jam 18.00 WIB,” imbuh Prabowo.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today