Dalam insiden penembakan yang dilakukan oleh Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat – Organisasi Papua Merdeka atau TPNPB-OPM, empat korban yang berada di Distrik Seradala, Kabupaten Yahukimo, berhasil dievakuasi dengan keadaan selamat oleh Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz.
Dilaporkan bahwa sejumlah korban yang berhasil diselamatkan itu adalah para pekerja tambang yang ketika kontak senjata berlangsung mereka tengah terjebak di area pendulangan emas.

Mengutip Tempo.co, Brigadir Jenderal Faizal Ramadhani, selaku Kepala Operasi Damai Cartenz, mengungkapkan bahwa sejumlah korban yang berhasil dievakuasi itu di antaranya adalah Bakri Laode, Febri Basir, Tarik Baruba, serta Berti Olivier Dias.
“Tim berhasil mengevakuasi empat warga sipil dalam keadaan selamat,” kata Faizal dalam keterangannya, Sabtu, 27 September 2025, dilansir dari Tempo.co.
Dikabarkan bahwa sebelumnya, pada hari Sabtu dan Minggu, tanggal 20 serta 21 September 2025, telah terjadi sebuah insiden penembakan yang di mana berdasarkan klaim dari pihak kepolisian, serangan tersebut mengakibatkan lima warga sipil tewas.
Dinukil dari Tempo.co, dua pekerja ditemukan tewas dengan kondisi tubuh mengalami luka kekerasan di Jalan Poros Kampung Bingki, Distrik Seradala, pada hari Minggu malam, sekitar pukul 19.00 WIT.
Kemudian, OPM kembali melakukan serangan yang menargetkan Camp Kali Kulum, pada hari Senin, sekitar pukul 08.00 WIT.
Dalam peristiwa tersebut, OPM melakukan penyerangan dengan menggunakan panah serta senjata api, yang mana membuat para penambang menjadi panik. Insiden penyerangan ini diketahui telah menewaskan tiga orang penambang.





