Dikabarkan bahwa ketika berlangsungnya hari pertama program wisata malam Taman Margasatwa Ragunan pada hari Sabtu, 11 Oktober 2025, terlihat ribuan pengunjung memadati kebun binatang yang berlokasi di Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
Fajar Sauri, selaku Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta, mengungkapkan bahwa para warga terlihat cukup antusias menyambut kehadiran program wisata malam ini.

“Pada pukul 21.00 WIB, jumlah (pengunjung) sampai 3.635 orang,” kata Fajar, hari Sabtu, 11 Oktober 2025, dikutip dari Tempo.co.
Dilansir dari Tempo.co, dikabarkan bahwa wisata malam di Ragunan buka setiap hari Sabtu malam sampai dengan pukul 22.00 WIB, tetapi penutupan gerbang masuk dilakukan satu jam sebelum tutup, yang mana membuat para pengunjung tidak bisa lagi untuk memesan tiket setelah pukul 21.00 WIB.
Selain untuk menyaksikan sejumlah satwa yang ada di kebun binatang tersebut, Bambang Wahyudi, selaku Kepala Hubungan Masyarakat Taman Margasatwa Ragunan, mengatakan bahwa tujuan dibukanya Taman Margasatwa Ragunan pada malam hari yakni agar para pengunjung dapat menikmati ruang terbuka untuk keperluan rekreasi, piknik, maupun berolahraga.
Bambang menyampaikan bahwa ketika berlangsungnya wisata malam di Ragunan, area kandang satwa hanya diperuntukkan bagi para pengunjung yang telah menyewa buggy car dengan tarif sebesar Rp 50 ribu per orang.
“Pengunjung yang berjalan kaki memang tidak direkomendasikan untuk melihat satwa,” kata Bambang, hari Sabtu, 11 Oktober 2025, dalam laman Tempo.co.
Mengutip Tempo.co, Bambang menjelaskan bahwa selain satwa nokturnal, pihak pengelola Ragunan harus menutup akses ke sejumlah kandang lainnya.
Oleh sebab itu, pihak pengelola menggunakan buggy car agar dapat mengatur rute para pengunjung supaya tidak mengganggu sejumlah satwa lainnya yang tengah beristirahat.






