Sekitar 6.000 Siswa di Malaysia Terserang Virus Influenza, Beberapa Sekolah Diliburkan

Dunia pendidikan Malaysia tengah diserang wabah virus influenza, membuat 6.000 siswa di beberapa wilayah terjangkit. (Source: Ilustrasi/Canva via Tribunnews.com)
0 0
Read Time:1 Minute, 22 Second

Saat ini, dunia pendidikan Malaysia tengah diserang oleh wabah virus influenza, yang mana penyakit tersebut telah menjangkit sekitar 6.000 siswa di negara itu.

Dilaporkan bahwa wabah penyakit tersebut juga membuat sejumlah sekolah harus diliburkan agar dapat mencegah meningkatnya penyebaran virus yang bisa menyerang anak-anak maupun staf sekolah.

Wabah penyakit ini membuat sejumlah sekolah harus diliburkan agar dapat mencegah meningkatnya penyebaran virus. (Source: Ilustrasi/iStockphoto via Disway.id)

“Kita sudah punya pengalaman luas dalam menangani penyakit menular akibat pandemi COVID-19,” kata Direktur Jenderal Kementerian Pendidikan Malaysia Mohd. Azam Ahmad, hari Senin, dilansir dari CNA dalam laman Tempo.co.

Berdasarkan informasi yang dirilis oleh Times of India dikutip dari Tempo.co, mengungkapkan bahwa sejumlah siswa yang terdapat di beberapa wilayah di Malaysia, memperlihatkan berbagai gejala seperti demam, radang, hingga kelelahan.

Sejumlah sekolah di Malaysia diminta agar dapat mengikuti arahan yang telah diberikan oleh kementerian, meliputi di antaranya menggunakan masker serta mengurangi kegiatan dalam kelompok besar.

Ahmad menyampaikan bahwa wabah virus influenza ini telah didapat di beberapa daerah yang berada di Malaysia.

Dikabarkan bahwa Selangor menjadi daerah yang memiliki jumlah kasus wabah virus influenza paling tinggi, yakni 43 kasus.

Kemudian, disusul Kuala Lumpur serta Putrajaya sebanyak 15 kasus, Penang 10 kasus, Johor 9 kasus, dan Kedah 5 kasus.

Mengutip Tempo.co, walaupun pada tahun ini terjadi penurunan kasus jika dibandingkan dengan tahun 2024, namun pejabat setempat tetap memberikan peringatan akan adanya potensi lonjakan, serta meminta kewaspadaan untuk seluruh masyarakat di Malaysia, khususnya anak-anak.

Dzulkefly Ahmad, selaku Menteri Kesehatan, menyatakan bahwa pihaknya bakal melakukan koordianasi bersama dengan Kementerian Pendidikan terkait sejumlah upaya yang dapat dilaksanakan agar dapat menahan penyebaran virus di lingkungan sekolah.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today