Dilaporkan bahwa pada hari Minggu, 26 Oktober 2025, sebuah jet tempur serta helikopter milik Angkatan Laut Amerika Serikat yang berasal dari kapal induk USS Nimitz jatuh ketika berada di Laut Cina Selatan.
Mengutip Tempo.co, menurut laporan yang dirilis oleh Armada Pasifik Angkatan Laut Amerika Serikat, mengungkapkan bahwa dalam peristiwa tersebut, tiga awak helikopter MH-60R Sea Hawk telah berhasil dievakuasi.

Kemudian, dua orang pilot yang mengoperasikan jet tempur F/A-18F Super Hornet juga berhasil melontarkan diri dan dievakuasi dalam keadaan selamat.
“Kelima orang tersebut dalam kondisi selamat dan stabil,” menurut pernyataan Armada Pasifik Angkatan Laut Amerika Serikat, menurut informasi dari CNA dalam laman Tempo.co.
Dikabarkan bahwa sampai dengan saat ini, Angkatan Laut AS masih belum mengetahui penyebab dari dua peristiwa kecelakaan itu.
Diketahui bahwa USS Nimitz sebelumnya telah dikerahkan untuk berlayar menuju ke Timur Tengah dalam rangka menanggapi sejumlah serangan yang telah dilakukan oleh Houthi Yaman terhadap beberapa kapal komersial milik AS.
Sementara itu, USS Harry S Truman, yang juga merupakan salah satu kapal induk milik AS, telah mengalami berbagai macam insiden kecelakaan selama beberapa bulan terakhir ketika berlayar menuju ke Timur Tengah.
Dinukil dari Tempo.co, sejumlah peristiwa kecelakaan tersebut di antaranya meliputi pada bulan Desember lalu, USS Gettysburg, yang merupakan salah satu kapal penjelajah berpeluru kendali milik AS, secara tidak sengaja menjatuhkan jet F/A-18 yang berasal dari Truman.
Kemudian, pada bulan April, sebuah jet tempur F/A-18 yang tengah berada di dek hanggar Truman dikabarkan terlepas hingga jatuh ke Laut Merah.






