Dua Nelayan Hilang Ketika Berlayar di Perairan Tiku, KPP Kelas A Padang Kerahkan Tim SAR

Dua orang dilaporkan menghilang ketika tengah berlayar di Perairan Tiku, Sumatera Barat. (Source: Ilustrasi/Pexels via RRI.co.id)
0 0
Read Time:1 Minute, 35 Second

Dilaporkan bahwa ketika tengah berlayar di Perairan Tiku, Sumatera Barat, dua orang nelayan yang berasal dari Nagari Batang Gasan, Kabupaten Agam, dinyatakan menghilang pada hari Kamis, 6 November 2025.

Menanggapi hal tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan atau KPP Kelas A Padang pun menurunkan tim SAR untuk melaksanakan proses pencarian terhadap dua orang nelayan yang menghilang itu.

BMKG Maritim Teluk Bayur memprediksi adanya ketinggian gelombang laut 1,25 meter sampai 2,5 meter di wilayah tersebut. (Source: Ilustrasi/Canva via Kompas.com)

Azirman, selaku Wali Nagari Gasan Gadang, mengungkapkan bahwa identitas dari dua orang nelayan yang menghilang itu yakni Buduik (60) serta Kundue (40).

Dilansir dari Tempo.co, Buduik bersama Kundue berangkat menuju ke laut pada pukul 04.00 WIB, dengan memakai kapal payang berwarna hijau-putih.

Mereka biasanya pergi berlayar hingga sore hari, tetapi pada hari itu Buduik bersama Kundue tidak kunjung kembali sampai malam, serta tidak bisa dihubungi. “Kami menduga mungkin ada yang rusak atau karena badai,“ ujarnya, hari Kamis, dikutip dari Tempo.co.

Azirman menyampaikan bahwa para nelayan setempat juga telah melakukan pencarian di sekitar perairan Karang Gosong sampai ke Sungai Limau, tetapi keberadaan dari dua nelayan itu belum berhasil ditemukan.

“Kami sudah menggunakan dua kapal nelayan untuk melakukan pencarian tapi belum menemukan,“ katanya, dalam laman Tempo.co.

Dikabarkan bahwa dalam waktu yang sama, BMKG Maritim Teluk Bayur memprediksi adanya ketinggian gelombang laut 1,25 meter sampai 2,5 meter di wilayah tersebut.

Mengutip Tempo.co, Basarnas Padang telah menurunkan sebanyak lima personel penyelamat untuk menuju ke Dermaga Tiku lewat jalur darat.

Kemudian, RIB 02 yang berisikan lima awak juga dikerahkan ke lokasi dugaan kejadian yang berada di sekitar 2 mil laut dari Pantai Tiku, Kabupaten Agam.

“Kami sedang melakukan penyisiran dengan pola pencarian sektor sesuai kondisi gelombang dan arus di sekitar lokasi. Unsur SAR bergerak dari laut dan darat secara paralel,” ujar Kepala Kantor SAR Padang, Abdul Malik, dilansir dari Tempo.co.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today