Kemenkes Pastikan Stok Obat di Rumah Sakit Aceh, Sumut, dan Sumbar Aman dari Bencana Pascabencana

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Kesehatan RI, mengawasi ketersediaan obat di rumah sakit (RS). (Sumber Foto : Kompas.com)
0 0
Read Time:1 Minute, 24 Second

Aji Muhawarman, Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Kesehatan RI, mengawasi ketersediaan obat di rumah sakit (RS) di tiga provinsi: Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Aji mengatakan bahwa Kemenkes telah memenuhi semua permintaan obat pengungsi banjir dan tanah longsor di tiga provinsi tersebut.

Rumah sakit di Kabupaten Langkat, Sumatera Barat, baru saja pulih dari banjir dua hari sebelumnya. (Sumber Foto : Antara/Erlangga Bregas Prakoso)

“Obat relatif enggak ada masalah. Obatnya sudah terpenuhi semua. Jadi semua jenis obat-obatan sesuai permintaan kebutuhan yang di daerah itu, di RSUD dan lain-lain, kita penuhi,” kata Aji saat ditemui di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Senin (16/12/2025).

Ia menambahkan bahwa relawan atau tenaga kesehatan juga mulai bergerak untuk membantu di RS yang mulai beroperasi kembali.

“Jadi obat, kemudian alat, dan juga tenaga tuh relatif sudah terpenuhi. Mungkin beberapa lah sedikit enggak banyak,” ucapnya.

Aji menyatakan bahwa dalam dua minggu setelah bencana itu, Kemenkes berhasil merevitalisasi rumah sakit yang terkena dampak.

“Kita sebenarnya dalam dua minggu ini sudah berhasil itu cukup banyak sih yang kita revitalisasi, yang kita kembalikan fungsinya,” kata dia.

Namun, beberapa rumah sakit di Kabupaten Langkat, Sumatera Barat, baru saja pulih dari banjir dua hari sebelumnya.

“Masih banjir enggak mungkin kita inikan (perbaiki). Jadi kita lakukan yang pembersihan dulu dengan tim-tim relawan itu, TNI-Polri, Mahasiswa Poltekkes, semuanya lah terlibat,” ucapnya.

Setelah semua ruangan dibersihkan, Departemen Kesehatan Baru akan memeriksa semua ruangan, fasilitas, dan obat-obatan, termasuk peralatan medis yang terendam banjir.

“Jadi kita datangkan tenaga-tenaga elektromedis namanya, dari balai-balai sekitar di situ yang punyanya Kemenkes, untuk ngecek tuh. Ngecek sambil memperbaiki juga. Jadi ada sebagian yang sudah bisa beroperasi kembali setelah dicek,” tuturnya.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today