Dilaporkan bahwa komplotan begal yang diduga telah mencuri sepeda motor serta menembak salah seorang warga dengan menggunakan senjata api (senpi) di Kota Bambu Selatan, Palmerah, Jakarta Barat, berhasil dibekuk oleh pihak kepolisian.
Komplotan begal itu diketahui telah melakukan aksi pencurian sepeda motor serta menembak seorang warga di wilayah tersebut pada tanggal 7 Januari 2026.
Iman Imanuddin, selaku Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, mengungkapkan bahwa salah seorang pelaku dalam komplotan begal tersebut yang memiliki inisial VV berhasil ditangkap oleh pihak kepolisian.

Mengutip Tempo.co, VV diamankan oleh pihak kepolisian pada hari Jumat, 9 Januari 2026, ketika tengah berada di sebuah hotel yang berlokasi di wilayah Gondokusuman, Yogyakarta.
Satu hari setelah VV ditangkap, pihak kepolisian kemudian berhasil melacak keberadaan dari pelaku lainnya yang berinisial RC dan membekuknya ketika berada di Cimahi, Jawa Barat.
“Tim gabungan Jatanras Polda Metro Jaya dan Jatanras Polda DIY menangkap pelaku pencurian kendaraan bermotor dan penembakan terhadap seorang warga di Palmerah, Jakarta Barat,” kata Iman melalui keterangan pers, hari Senin, 12 Januari 2026, dilansir dari Tempo.co.
Iman menyampaikan bahwa dalam kasus tersebut, VV memiliki peran sebagai joki serta eksekutor penembakan, sementara RC berperan sebagai pelaku yang mengambil sepeda motor milik korban.
Berdasarkan hasil dari penangkapan kedua pelaku, pihak kepolisian berhasil mengamankan berbagai barang bukti, seperti dua buah senjata api rakitan, 12 butir peluru, satu set kunci letter T serta 15 anak kunci, tujuh unit sepeda motor hasil pencurian, pakaian yang dikenakan ketika melancarkan aksinya, dan rekaman kamera pengawas atau CCTV.
Iman menjelaskan bahwa insiden pencurian serta penembakan itu berawal ketika para pelaku tengah mencari sepeda motor yang bakal dijadikan sebagai targetnya di wilayah Palmerah.
“Setelah menemukannya, mereka merusak lubang kunci menggunakan kunci letter T,” ujar Iman, dalam laman Tempo.co.
Mendengar sepeda motornya tiba-tiba menyala, korban yang saat itu posisinya tengah berada di dalam rumah pun langsung keluar.
Dinukil dari Tempo.co, melihat sepeda motornya telah dicuri, korban bersama dengan sejumlah warga setempat langsung berupaya untuk mengejar pelaku.
Tetapi, ketika pengejaran berlangsung, salah seorang pelaku berhasil meraih senjata api rakitan miliknya dan melepaskan tembakan sebanyak tiga kali ke arah warga dibelakangnya. “Akibatnya, korban mengalami luka tembak di bagian kaki,” kata Iman, dikutip dari Tempo.co.






