Pada hari Rabu, 21 Januari 2026, telah terjadi sebuah peristiwa angin puting beliung yang menghantam wilayah Karangpandan, Karanganyar, Jawa Tengah.
Berdasarkan data yang dikeluarkan oleh Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Karanganyar pada hari Rabu sore, peristiwa angin puting beliung ini telah memberikan kerusakan terhadap sekitar 55 rumah warga di tiga desa, dan juga 16 kios serta lapak milik para pedagang di kawasan Pasar Karangpandan.

Mengutip Tempo.co, pihak Pemkab Karanganyar dikabarkan telah melakukan proses perbaikan darurat terhadap berbagai fasilitas yang terdampak hantaman angin puting beliung di Pasar Karangpandan.
“Yang kami lakukan saat ini adalah langkah kedaruratan. Perbaikan segera dilakukan untuk fasilitas pasar yang menjadi tanggung jawab pemerintah daerah,” kata pelaksana tugas Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, dan Tenaga Kerja Kabupaten Karanganyar Nugroho, hari Kamis, 22 Januari 2026, dalam laman Tempo.co.
Pemkab Karanganyar telah meminta bantuan kepada Koramil Karangpandan untuk menurunkan sisa material atap yang mengalami kerusakan karena berpotensi dapat membahayakan para pedagang serta pengunjung.
“Ini penting agar tidak menimbulkan risiko jika terjadi hujan atau angin susulan,” ujarnya, dilansir dari Tempo.co.
Dinukil dari Tempo.co, dalam peristiwa angin puting beliung yang telah menghantam wilayah tersebut, Nugroho memastikan bahwa tidak ada korban jiwa.
Dilaporkan bahwa Pemkab Karanganyar telah menargetkan agar proses perbaikan darurat dapat diselesaikan dalam kurun waktu satu hari.
“Kami sudah perintahkan lurah pasar agar penanganan darurat hari ini bisa selesai,” katanya pada hari Kamis, dikutip dari Tempo.co.






