Saat salat Tarawih berlangsung pada Rabu (18/2) malam, sekitar pukul 20.40 WIB, ruang server di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, terbakar.
Setelah menerima laporan, petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan kebakaran dengan menggunakan alat pemadam api ringan atau APAR.

“Pihak security dari Masjid Istiqlal datang ke pos kita menginformasikan bahwa ada terjadi kebakaran di ruang server. Nah, ketika kita datang, sudah dipenuhi dengan asap. Namun masih ada satu titik api di bawah masih menyala, dan kita padamkan dengan APAR,” kata petugas Damkar, Muhammad Ramdan, kepada wartawan di lokasi.
Ia menjelaskan bahwa petugas harus menggunakan alat pelindung diri lengkap, termasuk SCBA (Self Contained Breathing Apparatus), untuk memasuki ruangan karena asap yang sangat kuat saat mereka tiba di lokasi.
“Titik api sekitar setengah meter ini nyala di bawah, kita padamkan dengan APAR. Asap pekat sekali memang, enggak bisa kita masuk tanpa alat pernapasan,” katanya.
Dilansir dari kumparan, ada bau asap tercium yang cukup menyengat di sekitar lobi. Tampak bahwa lokasi juga dipenuhi oleh manajemen Istiqlal, petugas damkar, kepolisian, dan TNI. Mobil INAFIS terlihat tiba di lokasi pada pukul 21.25 WIB.
Petugas Gulkarmat Jakarta Pusat Agus menyatakan bahwa kebakaran diduga berasal dari bagian bawah panel dan baterai UPS.
“Yang terbakar sepertinya karena itu di bawah kayaknya sudah lelehan dari panel di atas. Baterai UPS. UPS itu buat backup kalau terjadi drop listrik,” ujarnya.
Namun, penyebab kebakaran masih belum diketahui.
“Kalau dugaan untuk sementara ini kita belum tahu terjadinya karena apa. Penyebabnya belum tahu,” kata Agus.
Ia menegaskan kebakaran tidak merembet ke ruangan lain. “Enggak, itu aman. Hanya di server, ruang server. CCTV aman, enggak ada yang terbakar sama sekali,” tegasnya.
Sekitar pukul 20.40 WIB, empat unit damkar dikirim. Pukul 20.45 WIB, api berhasil dipadamkan, dan kondisi dinyatakan aman. Seluruh asap telah dikeluarkan dari ruangan.
“Sudah enggak ada [asap], sudah aman semuanya. Response time kita cepat karena pos kita dekat di sini, ada di lingkup Istiqlal juga,” pungkas Agus.






