Seorang Siswa MTs di Tual Maluku Diduga Tewas Akibat Dianiaya Personel Brimob

Telah terjadi sebuah kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh seorang anggota Brimob hingga mengakibatkan tewasnya siswa MTs. (Source: Ilustrasi/Pixabay via SinPo.id)
0 0
Read Time:1 Minute, 21 Second

Dilaporkan bahwa telah terjadi sebuah kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh salah seorang personel Brimob Polri berinisial Bripda MS di kawasan Jalan Marren, Kota Tual, hingga mengakibatkan tewasnya siswa MTs dengan inisial AT (14).

Komisaris Besar Rositah Umasugi, selaku Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Maluku, mengungkapkan bahwa sejak hari Kamis, 19 Februari 2026 lalu, Bripda MS tengah ditahan di dalam rumah tahanan Polres Tual.

Nantinya anggota Brimob itu bakal menjalani proses hukuman pidana dan juga sidang etik. (Source: Ilustrasi/Hukumonline.com)

“Ditahan guna mempertanggung jawabkan perbuatannya sesuai proses hukum yang berlaku,” kata Rositah melalui keterangan tertulis, hari Sabtu, 21 Februari 2026, dilansir dari Tempo.co.

Mengutip Tempo.co, Rositah menyampaikan bahwa nantinya Bripda MS bakal menjalani proses hukuman pidana dan juga sidang etik.

Jika terbukti telah melakukan aksi penganiayaan tersebut, Rositah menyatakan bahwa Bripda MS dapat berpotensi diberikan sanksi berupa pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH).

Inspektur Jenderal Dadang Hartanto, selaku Kapolda Maluku, menyebut bahwa pelaku yang terbukti telah melakukan pelanggaran bakal diberikan sanksi tegas.

Dadang juga telah mengucapkan bela sungkawanya terhadap kematian korban dalam kasus dugaan penganiayaan ini. “Kami turut berduka cita dan menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga korban,” kata Dadang melalui keterangan tertulis, dalam laman Tempo.co.

Dinukil dari Tempo.co, pada hari Kamis pagi, 19 Februari 2026, Bripda MS dikabarkan tengah melakukan pemantauan terhadap aktivitas balapan liar ketika AT lewat dengan menggunakan sepeda motor.

Dalam kasus penganiayaan ini, korban diduga telah dipukul dengan menggunakan helm oleh Bripda MS hingga mengakibatkannya terpental dari sepeda motor yang tengah dikendarainya.

Usai terjadinya insiden tersebut, korban sempat dilarikan menuju ke RSUD Karel Sadsuitubun, tetapi ia dinyatakan meninggal dunia ketika tengah mendapat pertolongan medis.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today