Tol Cipali Berlakukan Sistem One Way, Antisipasi Peningkatan Signifikan Jumlah Kendaraan

Pada hari Selasa, pihak pengelola jalan Tol Cipali berlakukan sistem one way. (Source: ANTARA/HO-Astra Tol Cipali)
0 0
Read Time:1 Minute, 32 Second

Mencegah terjadinya kemacetan pada saat arus mudik Lebaran 2026 tengah berlangsung, pada hari Selasa, 17 Maret 2026, pihak pengelola jalan Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) dikabarkan telah memberlakukan sistem satu arah atau one way.

Berdasarkan laporan yang dirilis per hari Selasa, terlihat peningkatan jumlah kendaraan yang terus terjadi di ruas Tol Cipali.

Berdasarkan laporan yang dirilis per hari Selasa, terlihat peningkatan jumlah kendaraan di ruas Tol Cipali. (Source: Ilustrasi/ANTARA FOTO)

Dilansir dari Tempo.co, terdapat sekitar 56.000 kendaraan yang telah melewati Gerbang Tol Cikopo dari arah Jakarta menuju ke arah Cirebon, menurut data yang dikeluarkan pada hari Selasa, sejak pukul 00.00 sampai 19.00 WIB.

Jika dibandingkan dengan satu hari sebelumnya dalam rentang waktu yang sama, terlihat adanya peningkatan jumlah kendaraan secara drastis.

“Namun secara keseluruhan volume lalu lintas di ruas Tol Cipali juga terpantau meningkat sekitar 18 persen dibandingkan periode waktu yang sama pada hari sebelumnya, yaitu dengan 71.000 kendaraan melintas,” ungkap Sustainability Management & Corporate Communications Dept. Head Astra Tol Cipali, Ardam Rafif Trisilo, hari Selasa, 17 Maret 2026, dikutip dari Tempo.co.

Selain itu, Ardam menyampaikan bahwa kondisi tempat istirahat atau rest area yang berada di sepanjang tol Cipali terlihat dalam keadaan ramai pengunjung.

Ardam dikabarkan telah memberikan imbauan kepada para pengguna jalan agar dapat membatasi durasi beristirahat maksimal 30 menit, sehingga rest area juga bisa digunakan oleh pengendara lainnya.

Kemudian, para pengguna jalan diketahui juga bisa menggunakan fasilitas yang berada di luar jalan tol untuk beristirahat dengan cara keluar melewati gerbang tol terdekat, dan ketika kembali masuk gerbang tol, pengendara tidak dikenakan biaya tambahan.

Mengutip Tempo.co, hal tersebut dikarenakan sistem transaksi Tol Trans-Jawa saat ini telah memakai sistem tertutup, yang mana biaya tol dihitung dengan berdasarkan jarak tempuh perjalanan.

“Kami minta pemudik juga tidak berhenti di bahu jalan. Kecuali dalam kondisi darurat,” kata Ardam, dalam laman Tempo.co.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today