8 Tahanan Kabur dari Kepolisian Kabupaten Bangka Setelah Gergaji Sel Ditangkap dalam 24 Jam

Departemen polisi Bangka membuat besi sel jeruji dengan menggunakan gergaji. (Sumber Foto : Dok. Polda Bangka Belitung)
0 0
Read Time:2 Minute, 31 Second

Pada hari Rabu, 8 April 2026, departemen polisi Bangka membuat besi sel jeruji dengan menggunakan gergaji. Semuanya berhasil ditangkap oleh gabungan dalam waktu kurang dari 24 jam.

“Alhamdulillah, seluruh delapan tahanan yang kabur sudah berhasil ditangkap. Penangkapan ini dilakukan kurang dari 2×24 jam, berkat kerja keras tim gabungan,” kata Kabid Humas Polda Bangka Belitung Kombes Pol Agus Sugiyarso Agus dikutip, Senin (13/4).

Menurutnya, para pelaku ditangkap di beberapa daerah di Pulau Bangka, termasuk Kabupaten Bangka, Bangka Barat, dan Bangka Tengah.

Kapolda memerintahkan pasukan khusus dibentuk untuk menyelidiki dan mengejar tahanan yang melarikan diri. (Sumber Foto : Dok. Polda Bangka Belitung)

“Dari delapan tahanan yang kabur itu, di antaranya M. Takfin (36) kasus narkoba, Hari Darma (25) kasus PPA, Yogi Triliando (32) kasus narkoba, Andri Darmawan (23) kasus narkoba, Supriyadi (24) kasus narkoba, Weli (35) kasus pencurian, Anugerah (23) kasus PPA, dan Rosi Afrianto (35) kasus narkoba,” ungkapnya.

Sementara itu, seorang tahanan yang diidentifikasi sebagai Weli (35) dalam kasus pencurian sempat melakukan pencurian sepeda motor di wilayah Sungailiat, yang kemudian digunakan untuk melarikan diri ke Bangka Tengah.

“Jadi, Weli ini sempat mencuri motor warga saat hendak kabur ke Koba. Ketika akan ditangkap, tersangka menyerang petugas sehingga terpaksa diberikan tindakan tegas,” jelasnya.

Selain itu, dia menyatakan bahwa keberhasilan penangkapan para tahanan adalah hasil dari komitmen dan perhatian khusus Kapolda Irjen Pol Viktor Sihombing, yang telah mengerahkan seluruh personel untuk pengejaran.

Kabur Selesai Menggergaji Teralis Sel

Menurutnya, pelarian terjadi pada Rabu, 8 April 2026, pukul 04.15 WIB dini hari. Para tahanan berhasil melarikan diri dengan menggergaji teralis besi dan memecahkan kaca akrilik di ruang tahanan.

“Sekitar pukul 04.49 WIB, petugas jaga baru menyadari bahwa di ruang besuk tahanan terdapat satu besi teralis yang terpotong dan dibengkokkan. Atas temuan itu, petugas langsung melaporkan kejadian tersebut untuk segera ditindaklanjuti. Kapolres juga telah melaporkan kejadian ini kepada Kapolda Babel,” jelasnya.

Selain itu, setelah menerima laporan langsung, Kapolda memerintahkan pasukan khusus dibentuk untuk menyelidiki dan mengejar tahanan yang melarikan diri.

“Usai dibentuk, tim gabungan bergerak cepat dan melakukan pengejaran hingga berhasil mengamankan satu per satu tahanan yang kabur dalam waktu kurang dari 2×24 jam,” ujarnya.

Selain itu, Kapolda mengucapkan terima kasih kepada semua anggota staf yang telah bekerja sama dalam pengejaran, termasuk keluarga dan masyarakat tahanan.

“Kapolda juga menyampaikan terima kasih kepada pihak keluarga dan seluruh masyarakat yang telah membantu proses pengejaran, termasuk rekan-rekan media yang berkontribusi dalam menyampaikan informasi yang akurat dan terkini,” terangnya.

“Tentunya, semua ini adalah contoh nyata sinergi yang baik antara kepolisian, masyarakat, dan media dalam mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” sambungnya.

Selain itu, Agus menyatakan bahwa Polda Babel akan melakukan audit terhadap prosedur operasional standar (SOP) penjagaan di setiap rutan di jajaran Polres untuk mencegah insiden serupa terjadi.

Polda Babel telah menurunkan tim untuk melakukan penyelidikan dan pemeriksaan internal terhadap personel yang berjaga. Jika ditemukan adanya kelalaian, personel tersebut akan ditindak tegas.

“Tentunya, hal ini merupakan wujud komitmen dari Kapolda Bangka Belitung. Beliau menyatakan akan memberikan sanksi tegas jika ditemukan indikasi kelalaian oleh personel piket penjagaan saat melaksanakan tugas,” jelas Agus.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today