Dahnil Anzar Simajuntak, Wakil Ketua Badan Penyelenggara Haji (BP Haji) berharap Presiden RI Prabowo Subianto bisa menurunkan biaya haji hingga Rp 55,4 juta pada tahun 2025.
Dahnil mengatakan, Presiden Prabowo telah mengeluarkan arahan bahwa pelaksanaan ibadah haji akan berdampak luas terhadap perekonomian Indonesia.
“Tidak sekadar dampak ritual, dalam hal ini kesolehan pribadi umat Islam itu sendiri. Ibadah haji punya dampak ekonomi yang luas,” kata Dahnil Dilansir dari Kompas.com, Selasa (7/1/2025).
Harapan Prabowo dengan turunnya biaya haji salah satunya adalah dapat meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar, khususnya para pengusaha pemotongan hewan ternak saat Idul Adha.
“Misalnya terkait dengan (penyembelihan) hewan ‘Dan’ agar bisa dipotong di dalam negeri sehingga nanti punya dampak ekonomi luas bagi ekonomi di Indonesia,” ucap Dahnil

Ia berharap umat Islam yang menunaikan ibadah haji memiliki semangat sosial dan kebangsaan seperti yang diharapkan oleh Prabowo.
“Jadi Presiden sering mencontohkan tokoh seperti Haji Ahmad Dahlan, Haji Hashim Ashari yang setelah mereka naik haji, mereka punya kontribusi kebangsaan dan kontribusi sosial yang luar biasa,” ujar Dahnil.
Seperti diberitakan sebelumnya, Panitia Kerja (Panja) Haji DPR dan Kementerian Agama (Kemenag) telah menyepakati besaran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji 1446 atau 2025 dan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih).
Mereka telah sepakat bahwa jamaah haji tahun 2025 akan mengenakan bipih Rp 55.431.750,78.





