Serangan Israel di Seluruh Jalur Gaza Mengakibatkan Tewasnya 40 Warga Palestina

Pada hari Selasa malam dan Rabu pagi, sedikitnya 40 warga Palestina telah tewas dalam serangan Israel yang menghantam seluruh Jalur Gaza. (Source: Antaranews.com)
0 0
Read Time:1 Minute, 46 Second

Dilaporkan bahwa pada hari Selasa malam dan Rabu pagi, 15 Januari 2025, sedikitnya 40 warga Palestina telah tewas dalam serangan Israel yang menghantam seluruh Jalur Gaza.

Genosida yang dilakukan oleh pihak Israel terus berlangsung walaupun upaya untuk mencapai gencatan senjata di Gaza dilaporkan tengah memasuki tahap final.

Dilansir dari Anadolu, berdasarkan sumber informasi yang didapat dari kantor berita resmi Palestina Wafa, 13 orang dilaporkan tewas serta beberapa lainnya mengalami luka akibat sebuah serangan udara Israel yang menghancurkan kediaman milik keluarga Shahin di wilayah selatan Kota Deir al-Balah, Jalur Gaza Tengah.

Genosida yang dilakukan oleh Israel terus berlangsung walaupun upaya untuk mencapai gencatan senjata di Gaza dilaporkan tengah memasuki tahap final. (Source: REUTERS/Amir Cohen)

Serangan udara Israel juga dilaporkan telah menghancurkan kediaman milik keluarga Nassar yang berlokasi di kamp pengungsi Nuseirat, mengakibatkan tewasnya tujuh warga Palestina, dan menewaskan satu orang Palestina lainnya akibat serangan udara Israel yang menghantam kamp tersebut di Jalur Gaza Tengah.

Dilansir dari tempo.co, dua serangan udara Israel juga telah menghancurkan dua rumah di kamp pengungsi Bureij, menyebabkan tewasnya lima warga Palestina lainnya.

Menurut informasi yang diberikan oleh saksi mata kepada Anadolu, mengungkapkan bahwa dalam serangan udara Israel yang menargetkan sebuah sekolah tempat menampung para pengungsi, telah menewaskan tujuh warga Palestina.

Dilaporkan bahwa dalam sebuah serangan lainnya, kediaman milik keluarga Sha’ath yang terletak di daerah Naser, Kota Rafah di selatan Jalur Gaza, hancur, mengakibatkan tewasnya satu wanita dan empat anak.

Sebuah serangan drone yang menargetkan sekelompok orang di area Khirbet Al-Adas, Rafah, telah menewaskan dua warga Palestina lainnya.

Dilaporkan bahwa sejak kampanye militer yang dilakukan oleh Israel di Gaza pada tanggal 7 Oktober 2023, telah merenggut lebih dari 46.700 nyawa, yang di mana sebagian besar korban merupakan perempuan dan anak-anak, walaupun Dewan Keamanan PBB sudah mengeluarkan resolusi untuk segera dilakukannya gencatan senjata.

Pada November tahun lalu, Mahkamah Pidana Internasional atau ICC diketahui telah mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk Benjamin Netanyahu, selaku pemimpin otoritas Israel, serta Yoav Gallant, selaku mantan kepala pertahanan zionis, atas tuduhan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan yang telah dilakukannya di Gaza. Israel juga dilaporkan tengah menghadapi kasus genosida di Mahkamah Internasional (ICJ).

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today