Waspadai Erupsi Gunung Ibu, BNPB Pasang Sirene dan Rambu Peringatan di Enam Desa

BNPB telah memasang alat sirene serta rambu-rambu peringatan bahaya erupsi Gunung Ibu. (Source: Bidang Komunikasi Kebencanaan/Muhammad Arfari Dwiatmodjo)
1 0
Read Time:1 Minute, 30 Second

Dilaporkan bahwa di enam desa di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, Badan Nasional Penanggulangan Bencana atau BNPB telah memasang alat sirene serta rambu-rambu peringatan bahaya erupsi Gunung Ibu.

“Alat itu akan berbunyi jika terjadi sesuatu terkait aktivitas gunung api itu,” kata Deputi Bidang Sistem dan Strategi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Raditya Jati, hari Minggu, 19 Januari 2025, seperti dikutip Antara.

Rambu-rambu peringatan bahaya dipasang agar para warga dapat mengetahui larangan untuk melakukan aktivitas di zona merah erupsi Gunung Ibu. (Source: Harianhaluan.id)

Dilansir dari tempo.co, Raditya mengungkapkan bahwa sirene serta rambu-rambu peringatan bahaya tersebut telah dipasang di enam desa di Kecamatan Tabaru, yaitu Desa Sangaji Nyeku, Desa Soa Sangaji, Desa Tuguis, Tugureba Sungi serta Desa Borona.

“Keenam desa itu, masuk dalam zona merah rawan bencana erupsi Gunung Ibu,” ungkapnya, dalam laman tempo.co.

Raditya menjelaskan bahwa pemasangan rambu-rambu peringatan bahaya yang dilakukan di sejumlah desa tersebut, agar para warga dapat mengetahui larangan untuk melakukan aktivitas di zona merah erupsi Gunung Ibu.

Dilaporkan bahwa sirene yang telah dipasang itu bakal terkoneksi dengan alat sensor yang berada di hulu sekitar Gunung Ibu.

Diketahui bahwa terhitung sejak 15 Januari 2024, pemerintah Kabupaten Halmahera Barat telah menetapkan status Tanggap Darurat Penanganan Bencana Erupsi Gunung Ibu selama 14 hari.

Penetapan tersebut dilakukan menyusul dengan adanya kenaikan status dari Gunung Ibu yang saat ini tengah berada pada level IV atau Awas.

Masyarakat yang berada di sekitar Gunung Ibu serta para pengunjung diimbau agar tidak melakukan aktivitas di dalam radius 5 kilometer maupun perluasan sektoral dengan jarak 6 kilometer ke arah bukaan kawah di bagian Utara dari kawah aktif Gunung Ibu.

“Jika terjadi hujan abu, masyarakat yang beraktivitas di luar rumah disarankan untuk menggunakan masker dan kacamata untuk terhindar dari paparan abu vulkanik,” kata Raditya, dikutip dari tempo.co.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
100 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today