Peluncuran Operator, Sebuah Agen AI milik OpenAI yang Dapat Mengerjakan Tugas Web Secara Otomatis

Operator, sebuah agen AI yang dapat menyelesaikan berbagai macam tugas di internet baru saja diluncurkan oleh OpenAI. (Source: Unsplash.com/Levart_Photographer)
0 0
Read Time:1 Minute, 55 Second

Operator, sebuah agen AI yang dirancang agar dapat menyelesaikan berbagai macam tugas di internet dengan menggunakan browser perusahaan, baru saja diluncurkan oleh OpenAI.

Dikabarkan bahwa Operator memiliki kemampuan untuk mengetik, mengklik, menggulir, serta berinteraksi langsung dengan halaman web, yang di mana hal tersebut membuatnya dapat menangani berbagai macam tugas meliputi pengisian formulir, memesan bahan makanan, sampai membuat meme.

Operator memiliki kemampuan untuk mengetik, mengklik, menggulir, serta berinteraksi langsung dengan halaman web. (Source: Unsplash.com/Growtika)

“Hari ini kami merilis Operator, sebuah agen yang dapat mengakses web untuk menyelesaikan tugas Anda. Operator adalah salah satu agen AI pertama kami yang mampu bekerja secara mandiri. Anda hanya memberikan tugas, dan ia akan mengeksekusinya,” ujar OpenAI dalam keterangan tertulis pekan lalu, Kamis, 23 Januari 2025, dikutip dari tempo.co.

Dilansir dari tempo.co, OpenAI menjelaskan bahwa saat ini Operator masih dalam tahap pratinjau penelitian, yang di mana Operator memiliki beberapa keterbatasan dan bakal terus dilakukan pengembangan berdasarkan masukan dari para pengguna.

Dilaporkan bahwa Operator milik OpenAI ini menggunakan model baru dengan nama Computer-Using Agent atau CUA.

Model tersebut menggabungkan kemampuan visi GPT-4o dengan pemikiran canggih yang memiliki basis pembelajaran penguatan.

“CUA dilatih untuk berinteraksi dengan antarmuka pengguna grafis (GUI)—seperti tombol, menu, dan kolom teks yang dilihat orang di layar,” kata OpenAI, dalam laman tempo.co.

Agen AI ini diketahui juga dirancang agar dapat memberikan pengalaman kolaboratif kepada para pengguna. “Ketika mengalami kebuntuan dan memerlukan bantuan, Operator akan mengembalikan kontrol kepada pengguna, memastikan pengalaman yang lancar dan kolaboratif,” tulisnya, dilansir dari tempo.co.

Dikabarkan bahwa untuk saat ini, Operator hanya bisa diakses oleh para pengguna Pro di Amerika Serikat melalui laman operator.chatgpt.com. OpenAI mengatakan bahwa peluncuran Operator akan dilakukan secara bertahap.

“Pratinjau penelitian ini memungkinkan kami belajar dari pengguna dan ekosistem yang lebih luas, sehingga kami dapat menyempurnakannya seiring waktu. Kami berencana untuk memperluasnya ke pengguna Plus, Team, dan Enterprise serta mengintegrasikan kemampuan ini ke dalam ChatGPT di masa depan,” kata OpenAI, dikutip dari tempo.co.

Diketahui bahwa Operator menawarkan berbagai macam fleksibilitas untuk para pengguna agar dapat mengotomatisasi alur kerja dengan instruksi khusus, menyimpan prompt untuk tugas berulang, serta menjalankan sejumlah tugas secara bersamaan.

Dengan adanya fitur-fitur tersebut, Operator diharapkan dapat membantu para pengguna untuk menghemat waktu dalam melakukan aktivitas sehari-hari dan juga dapat memberikan peluang baru bagi bisnis.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today