Tabur 1,6 Ton Garam, BPBD Jakarta Kembali Lakukan Modifikasi Cuaca

BPBD Jakarta kembali lakukan OMC untuk mengendalikan potensi hujan. (Source: ANTARA/HO-Pemprov DKI Jakarta)
0 0
Read Time:1 Minute, 37 Second

Pada hari Sabtu, 15 Februari 2025, Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Jakarta kembali melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang bertujuan agar dapat mengendalikan potensi hujan.

Dilaporkan bahwa dalam pelaksanaan operasi tersebut, BPBD bekerja sama dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU), dan juga PT Rekayasa Atmosphere Indonesia (RAI).

BPBD bekerja sama dengan sejumlah instansi pemerintahan seperti BMKG, TNI AU, dan juga PT RAI. (Source: ANTARA FOTO/Makna Zaezar/Spt.)

Dilansir dari tempo.co, Fikri Nur Muhammad, selaku Supervisi Deputi Modifikasi Cuaca BMKG, mengungkapkan bahwa sebaran akumulasi curah hujan memperlihatkan adanya peningkatan terhadap potensi hujan yang terjadi di wilayah perairan utara Jakarta.

“Berdasarkan analisis citra satelit Himawari, kami mengamati adanya pertumbuhan awan konvektif di bagian perairan tersebut, yang menjadi indikasi potensial terjadinya peningkatan aktivitas hujan,” kata dia dalam keterangan tertulis, hari Minggu, dikutip dari tempo.co.

Fikri mengatakan bahwa distribusi tekanan udara yang terjadi saat ini memperlihatkan adanya bentukan siklon di kawasan Samudra Hindia, yang di mana hal tersebut juga ikut memberikan pengaruh terhadap pergerakan arah angin di wilayah Indonesia.

“Meski fase MJO saat ini berada di kuadran 8 dan kurang berkontribusi terhadap pembentukan awan hujan, namun suhu permukaan laut yang berkisar 0.5-1°C (penguapan tinggi) tetap mendukung terjadinya hujan,” tuturnya, dilansir dari tempo.co.

Michael Sitanggang, selaku Ketua Sub Kelompok Logistik dan Peralatan BPBD DKI Jakarta, menjelaskan bahwa pada hari Sabtu, penerbangan untuk penyemaian cuaca telah dilakukan sebanyak dua kali.

“Berdasarkan analisis dan supervisi BMKG, misi OMC hari ini berhasil menyelesaikan dua sorti dengan target area semai di wilayah Barat-Barat Laut Jakarta, menggunakan total 1.600 kg NaCl foodgrade,” kata Michael, dalam laman tempo.co.

Michael menyebut bahwa operasi ini bakal terus dilanjutkan sebagai langkah untuk mitigasi bencana hidrometeorologi.

“Kami terus memantau perkembangan cuaca secara intensif, dan arahan selanjutnya dari BMKG akan menentukan waktu pelaksanaan agar modifikasi cuaca ini dapat beradaptasi dengan kondisi atmosfer yang dinamis,” ujarnya, dikutip dari tempo.co.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today